Buscar

aiyrapptika world :)

Tanya Kenapa???


Kenapa kemiskinan rakyat tak kunjung usai?
Kenapa negara ini peradabannya tidak maju-maju?
Kenapa banyak orang diam dan tidak mengakui negeri ini negeri jajahan?
Kenapa generasi muda yang peduli pada nasib bangsa jumlahnya sedikit?
Kenapa tindak amoral tidak ada matinya?
Kenapa orang menjadi santun dan menjadi altruis hanya ketika di bulan puasa dan lebaran?
Kenapa para pejabat di negeri ini lebih suka mementingkan kepentingan pribadi dan kelompoknya saja?
Kenapa korupsi di negeri ini semakin merajalela?
Kenapa kaum muda lebih memilih hidup hedonis?
Kenapa kaum muda tak pernah gelisah memikirkan nasib bangsanya?
Kenapa nyawa TKI yang bekerja di luar negeri sedemikian murahnya?
Kenapa pendidikan agama yang diterapkan di setiap jenjang pendidikan tak bisa mengatasi problematika ini?
Kenapa pemimpin negeri ini tidak bisa lepas untuk tidak menjadi boneka yang tunduk pada maharajadiraja Amerika?
Kenapa dua perilaku sialan (feodalisme dan fanatisme) mendarah daging di kehidupan masa rakyat?
Kenapa kemunafikan sosial subur?
Kenapa.... kenapa... kenapa... kenapa....???

Hei Kaum muda!!! (yang peduli bangsa ini) 
Kita jangan PUTUS ASA! Kalau kita putus asa, pertanyaan-pertanyaan itu seperti lingkaran setan, tidak ada ujung dan tidak ada pangkalnya. Mari kita perbanyak bekal ilmu agar kita bisa menjawab dan mengatasi dengan tegas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Yah, pertanyaan-pertanyaan yang konon sedikit banyaknya disebabkan oleh jahanamnya stelsel kapitalisme yang mencengkeram kuat di negeri ini.
Ayo ayo bangkit!!! kita bersama-sama lawan kondisi yang miris ini yang memang sengaja diciptakan oleh para penjajah imperialis. Semangat wahai jiwa muda! nasib bangsamu ada di tanganmu!
Yeah, we're the agent of change!!!

Negeri Kami

Tulisan ini sebenarnya sudah lama nongkrong di draft my blogie, cuma belum sempet saya rampungkan. Hari ini, akan coba saya rampungkan deh.. Lagian udah lama juga gak nulis, kasihan si nobi lagi butuh belaian lembut jari-jariku. hihi

Disini Negeri kami, tempat padi terhampar
Samuderanya.. kaya raya
Negeri kami subur Tuhan….
Di negeri permai ini
Berjuta rakyat bersimbah luka
Anak buruh tak sekolah
Pemuda desa tak kerja
Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Tuk bebaskan rakyat
Padamu kami berjanji
Padamu kami berbakti

Have you hear this song? bagi para aktifis mungkin udah gak asing lagi sama lagu ini. Ya ini lagu kebangsaan kita saat kita turun ke jalan memperjuangkan hak rakyat. Lagu perjuangan mahasiswa yang lahir di era reformasi sejak menjelang jatuhnya Orde Baru.
Miris sekali, ketika kita cermati bait per bait dari lagu ini. Ya inilah negeri kami, negeri kami subur tapi masih banyak rakyat yang tak berdaya.
Katanya negeri ini sudah merdeka! Merdeka? Benarkah negara kita sudah merdeka?
Merdeka itu bebas, bebas dari semua hal yang mengikat. Kita bebas melakukan apapun sesuka hati kita tanpa ada batasan, tanpa ada peraturan yang mengikat, ya itulah bebas menurut hampir semua orang.
Tapi, benarkah negara kita telah bebas? bebas melakukan apapun tanpa campur tangan pihak lain?
Merdeka rasanya hanya milik sebagian orang, merdeka hanya bisa dirasakan oleh mereka-mereka kaum Borjuis. Merdeka tak bisa dirasakan oleh kaum proletar. Merdeka milik mereka, mereka yang berduit, mereka yang punya kekuasaan! piuh, sedih rasanya ketika ku lihat masih banyak rakyat yang susah dalam kemiskinan yang menerpanya, tak adil dalam kesenjangannya. Ya inilah negeri kita, potret negeri kita kawan...
Faktanya, apakah saat ini negeri kita tercinta ini telah terbebas dari campur tangan pihak lain? TIDAK!!!Negara kita tidak akan pernah merdeka ketika negara kita masih dijadikan tempat: 1) Pengerukan Sumber Daya Alam, 2) Wilayah penjual produk-produk pabrik, 3) Suburnya investasi modal dengan tenaga buruh murah. Lazimnya negara yang ada dalam kondisi tersebut tunduk pada perintah majikan luar negeri. Tidak itu saja, agar keberlangsungan bisnis terjamin, negara koloninya tidak dibolehkan menciptakan teknologi kemesinan. Teknologi yang dapat menciptakan produk-produk berteknologi tinggi. Negara majikan mengemban misi merusak mental dan otak rakyat negara koloni agar tetap menjadi penakut, ahistoris, apatis, inferior (menjunjung tinggi bangsa asing dan konsumeris. Miris, sungguh miris. Negara kita yang bernasib sebagai negara koloni bagi sang majikan luar negeri akan tetap seperti ini selama Presiden Indonesia masih dikendalikan, dipilih dan di-support negara-negara imperialis, jangan pernah optimis adanya perubahan nasih rakyat, kemerdekaan bagi seluruh rakyat apalagi terangkatnya harkat derajat bangsa ini sejajar dengan bangsa lain. Ini kita tunjukan kepada Presiden yang manut diperintah kaum imperialis.
Hemat saya, citra kinerja pemerintah tergambar dari awetnya kemelaratan rakyat dan akutnya dekadensi moral. kerusakan moral yang meliputi korupsi, pelacuran, perjudian, narkoba dan sebagainya. Hei kawan, ini bukan omongan yang sembarangan, menurut kenyataannya ya memang demikian. Presiden paska Soekarno hanya boneka asing, mereka mengiblat pada kepentingan bangsa asing atau terpaksa mengikuti skenarionya negeri penguasa.
Ayolah kawan, bangsa kita ini kaya raya. Andai para penguasa negeri ini memihak pada rakyat, kemerdekaan bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Rasanya Jadi Aktivis ituuuu :'(

extra sabar, itu harus!!!
ya, begitulah statusku malam ini. Hari ini kesabaranku benar-benar diuji, aku benar-benar merasakan dimana aku harus bisa menahan emosiku, menahan rasa lelahku, menahan rasa laparku, menahan rasa kantukku, menahan segalanya.
Hari ini benar-benar aku merasakan perjuangan menjadi seorang aktivis kacangan tingkat kampus. Dimana aku harus kesana kemari membawa berkas yang isinya tak lain tak bukan adalah proposal. Berasa jadi pengemis di kampus sendiri, kesana kemari tanpa hasil, yeah ZERO BASED i've got!!!
Entahlah, aku tak paham birokrasi di kampusku itu. Tiap kali kita membutuhkan bantuan "mereka" #pejabat kampus# pasti susah untuk ditemui, kalaupun bisa ditemui itu hanya sekedar menyetujui secara moril atas apa yang kita ajukan tanpa ada bantuan materil. Katanya paham birokrasi? ko tidak mampu melayani mahasiswa dengan baik!!! Kami mahasiswa, kami berhak untuk mendapat pelayanan yang baik!
Entah sudah berapa kali, aku rela tinggalkan jam kuliahku demi organisasi, rasanya aku hampir mengabaikan kuliahku di semester ini. Bagiku, perjuanganku di organisasi adalah bentuk pengabdianku untuk memperjuangkan hak rekan-rekanku di kampus. Yah, mereka harus di fasilitasi, kalau bukan kita para aktivis kampus, siapa lagi???
Rasanya peluh, lelah dan lapar tak lagi ku rasa ketika ku harus menunggu dan berusaha menemui beliau-beliau yang terhormat. Proposal dan surat pengajuan dana bukan lagi hal yang asing bagiku kini, yah berkas-berkas itu sudah mejadi sahabatku tiap kali ada agenda kegiatan yang akan dilaksanakan. Tapi, lagi dan lagi, keberuntungan itu tak kunjung menyertai kita kawan. Aku tak mengerti, ntah pihak lembaga kita yang tidak transfaran atau memang di kampus kita benar-benar tidak ada alokasi dana kemahasiswaan??? Berkali-kali ku tanyakan hal itu, berkali-kali juga ku dapat jawaban yang tidak memuaskan.
Jujur, aku sangat apresiasi untuk semua rekan-rekan seperjuanganku yang tak pernah mengenal lelah, yang tak pernah mengenal kata menyerah, yang selalu berusaha walau selalu ditolak dengan alasan "keuangan kita lagi limited, harap kalian mengerti",  dan kalian selalu menanggapi itu dengan ucapan "sabar, jangan nyerah, masih ada jalan lain, terus berusaha!" luar biasa kawan!
Andai, mereka mengerti yang kita lakukan itu untuk kebaikan, yang kita lakukan itu bermanfaat untuk kita semua. Andai, mereka paham betapa besarnya antusias kita untuk melakukan kegiatan-kegiatan positive itu. Andai, mereka tahu tak banyak mahasiswa seperti kita yang rela berkorban untuk memperjuangkan hak rekan-rekannya. Terkadang, aku iri pada kampus lain yang begitu mudah mendapat dukungan moril dan materil untuk semua program kerjanya. Kampusku oh kampusku yang tercinta, betapa sulit ku harus ikuti alur birokrasimu.
Kreativitas rekan-rekanku terkungkung dalam birokrasi manismu wahai kampus hijauku!!! sedih rasanya :'(

Untuk semua rekan-rekan seperjuanganku, terima kasih kawan, kalian telah mengajari aku berbagai hal. Kalian telah mengajari aku untuk selalu bersabar, tidak pantang menyerah! Kalian telah mengajari aku menjadi pemimpin yang bijak, yang bisa merangkul semua lapisan mahasiswa. Hari-hariku bersama kalian sungguh teramat sangat menyenangkan, suka duka kita rasakan bersama.
Semoga perjuangan kita tidak pernah terhenti, semoga perjuangan kita tak pernah sia-sia!
SALAM PEMERINTAHAN!!!

di tempat ini kita berjuang!!!

MODEM AKU BERNYAWA LAGIIIII

Aiiiihhh tau gak sih, senang tiada tara malam ini..hihi
Lebeh memang, tapi inilah kenyataannya, ayeeeeyyyy... setelah hampir beberapa bulan terasing dari dunia persilatan ups, salah yah? dunia maya maksudnya..hihi yeah, beberapa bulan ini modemku mati suri dan malam ini modemku kembali bernyawa, setelah dihidupkan kembali dari kemati suriannya, haha #bukan mati suri tapi emang sengaja dimati suriin gitu#
Ceritanya mau ganti provider yang lebih terjangkau #maklum ma'aciwa# tapi ternyata malah gak bisa dipake tamasya ke tempatnya simbah gugel termasuk menari-nari di rumahku ini pun gak bisa, yang bisa kulakukan dengan provider baru itu cuma main-main di tempatnya si om pesbuk dan tante twitt haha payah yah?
Dan ceritanya, malam ini aku bingung mau nulis apa? tapi karena lagi senang tiada tara ini, gada salahnya dong aku pamer kesenanganku?huhu hmm, di draft sepertinya sudah banyak tulisan usang yang belum sempat ku jamah sangking banyaknya aku bingung mau lanjut tulis yang mana, lagian malam ini aku belum dapat ilham untuk lanjut nulis lagi. :)
hei yampuuuuunnnn...tau gak sih rasanya terasing itu? #terasing dari dunia maya#
Terasing dari dunia maya itu rasanya seperti hidup di hutan sendirian sebagai seorang yang buta terus dimasukin ke gua yang gelaaaaappppp banget!!!
Pelis, denger aku!!! jangan bilang itu lebeh karena memang nyatanya seperti itu! Bener-bener merasa sepiiiii banget gak bisa connect inet itu, iyalah separuh aktivitasku terhenti cuma-cuma. Aku gak bisa nulis-nulis geje lagi disini, aku gak bisa ngerjain tugas dengan sempurna, aku gak bisa baca berita lagi, aku gak bisa searching apapun yang kusuka, aku gak bisa bisnis lagi dan yang paling parah AKU GAK BISA nge-EXSIST!!!
Lihat dong, rumahku ini jadi usang berdebu, banyak kuman, banyak serangga, banyak nyamuk dan banyak segala-gala #haha lebeh tingkat dewa# tapi beneran deh, kasihan sekali rumahku ini tak terjamah.
Hei, kebayang gak sih kalau di dunia ini gada yang namanya inet???
Aku pikir mungkin semua orang merasakan apa yang kurasakan. eh, gak ding kan ceritanya belum kenal inet yah? nih, kalau di dunia gada inet semua orang gakan bisa berfikir maju, pengetahuan dan wawasannya gakan berkembang sesuai perkembangan jaman, huhu semua orang jadi culun!!! kalau gitu ceritanya apa bedanya sama jaman Fir'aun yah?hehe atau jaman manusia purba yang dalam kehidupannya cuma gunain batu buat melakukan semua keperluan hidupnya, atau jaman sebelum merdeka yang cuma ada mesin tik? yang kalau mau kirim pesan saja harus berhari-hari tanpa mengenal email atau pas mau kerjain tugas harus cari setumpukan buku dulu buat referensi tanpa berkunjung ke tempat simbah gugel buat minta resep?
Yeah, jelas kan inet itu mempermudah segalanya, membuat orang yang pintar menjadi lebih pintar, membuat orang yang narsis menjadi lebih narsis, membuat orang yang exsist menjadi lebih exsist bahkan membuat orang yang malas menjadi lebih malas. huhu #semuanya tidak bisa dinilai dari satu sisi saja#
So, ayo kawan kita manfaatkan inet ini sebagai ajang untuk menambah wawasan dan kreativitas kita!!! Koneksikan inetmu untuk hal-hal yang positive!!!

AKU (BUKAN) PEMALAS!!!

Rinai hujan sore ini, membuatku enggan untuk bergerak, aku lebih milih untuk berdiam diri dibalik selimut biru lusuh di kamar kostku tercinta. Pekan ini adalah pekan dimana hari hariku seharusnya disibukan dengan bermesraan bersama diktat diktat kuliahku, yeah pekan ini kampusku sedang melaksanakan ritual ujian semester. Dan bagiku ini kali ketigaku melaksanakan ritual semesteran ini. Tapi ntahlah, memang aneh diriku ini, disaat rekan rekan kuliahku sedang riweuh bermesraan dengan diktatnya tapi aku malah asik dengan duniaku sendiri yang mungkin menurut orang dunia yang geje tanpa tujuan.
Ya, inilah hidupku. Aku orang yang santai, selalu santai tapi aku selalu serius bahkan bisa sangat serius. Hanya saja, aku kurang suka kalau kita mempersulit apa yang seharusnya bisa menjadi mudah. Dulu, aku memang tergolong anak yang serius, ga bisa easy going tapi beruntunglah seiring berjalannya waktu, pikiranku semakin terbuka, rasanya Tuhan telah membimbingku untuk ga lagi jadi anak yang culun. haha ya culun memang, ketika aku tidak tahu dunia luar, ketika duniaku berbeda dengan dunia teman teman sebayaku. Ketika hariku harus kuhabiskan dengan tugas tugas kuliahku, ketika aku harus nangis tiap kali aku salah mengisi soal ujianku, haha semua orang pasti menertawakan kebodohanku itu. Kaku rasanya hidupku kalau aku terus terusan gitu. Sepertinya, Tuhan sangat baik padaku, Tuhan selalu berpihak padaku, ya Tuhan tak mau aku terkekang akan duniaku, dunia yang aneh itu! Ya, dunia yang hanya menguntungkan diriku sendiri tanpa peduli dunia luar.
Lihatlah, aku yang sekarang. Aku saat ini adalah aku yang asik dengan duniaku, tak sedikitpun aku merasa terkekang akan duniaku. Paling tidak, aku yang sekarang adalah aku yang sudah bisa menempatkan diri dimana aku harus serius dan dimana aku harus nyantai. :)
Saat ini aku gak pernah dipusingkan dengan tugas kuliah yang numpuk dan setia menungguku untuk bermesraan dengan mereka. Ingat sekali, dulu awal ku injakan kaki di dunia kampus, aku selalu merasa sibuk akan tugasku, tiap kali aku menerima tugas dari dosen saat itu pulalah ku kerjakan tugasku. Sekarang? yeah, tugas sering kali ku ulur dan aku lebih milih untuk melakukan kegiatan lain dibanding tugasku, tapi toh tugasku selalu kuselesaikan dengan baik dan tentunya selalu ontime.
Dulu, beberapa minggu sebelum ujian aku selalu mempersiapkan rangkuman untukku hapal ketika ujian tiba. Sekarang? duh, jangankan bikin rangkuman, belajar dan menghapal aja kadang aku lakukan dipagi hari sebelum ujian mulai. :)
Sahabat dekatku bilang "el, lo sekarang berubah yah, kerjaannya sibuk inilah, sibuk itulah, tugas di entar entar tapi aneh kenapa lo bisa on time. Lo, sekarang ga cengeng lagi yah, dulu jaman semester satu, sering banget lo nangis cuma gara gara salah ngerjain satu soal doang, haha culun lo el! Sekarang mah mo salah semua juga kayanya lo gakan mewek lagi yah?haha" nelen ludah deh denger itu, huaaaahhh maksud lo?????
AKU (BUKAN) PEMALAS!!!
Ya, inilah aku. Aku sekarang lebih milih untuk mengerti apa yang aku kerjakan dan memahami apa yang aku pelajari. Banyak pelajaran yang kuambil ketika ku melihat bahwa dunia ini hanyalah kebohongan, ya begitupun dunia kampus, dunia kampusku hanyalah kebohongan belaka. Banyak rekan rekanku yang punya IP bahkan IPK sempurna, 4.00 yeah funtastic bukan??? Tanpa kita tahu bagaimana mereka bisa meraih nilai sempurna itu dan apakah mereka mengerti dan paham apa yang mereka dapat selain nilai yang sempurna itu??? Semua bagiku hanyalah KEBOHONGAN!!!
Bagiku sekarang, nilai bukanlah segalanya. Nilai juga bukan Indikator keberhasilanku dalam belajar. Ya tapi bukan berarti aku mengabaikan nilai yang harus kupersembahkan pada kedua orang tuaku, bagaimanapun harapan mereka tetap menjadi tujuan utamaku, kesuksesanku adalah senyuman terindah untuk mama dan apaku. Aku belajar banyak dari orang orang disekitarku, mereka orang orang yang luar biasa bagiku. Kesibukan mereka sangat jauh dari kesibukanku sekarang ini, aku hanyalah aktifis kelas teri yang baru mulai belajar dan membuka mata, yeah hidup ini perjuangan. Mungkin saat ini aku lebih tertarik dengan dunia humanis dan sosialis dibanding aku harus ikut ikutan hedonis, dengan tetap menyeimbangkan kehidupan akhiratku dan kehidupan duniaku. semua harus berjalan beriringan tanpa ada yang harus diabaikan, semua yang kulakukan di dunia adalah bekalku di akhirat, so, do the best! yeah, PRESTASI OK, AMALAN THE BEST!!! :)

QOUTE OF TODAY:
“Carilah apa yang dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan kebahagiaan dari kenikmatan dunia.”

#judulnya ga nyambung deh, tapi gapapa aku pingin pake judul itu..hihi abis ga nemu judul yang pas... :D