Postingan

Menampilkan postingan dengan label lovely fammy

Dan lagi, Mamaaa :*

Neng geulis, tos gugah? Kade tahajudna hilap, subuhna teu kenging kasiangan. Tong hilap sarapan, sareng jaga kesehatan. (neng cantik, udah bangun? Jangan lupa tahajud, subuhnya jangan kesiangan. Jangan lupa sarapan dan jaga kesehatan) Hmm, begitula sms yang tiap pagi ku terima dari Mama tersayang yang jauh disana, di kota yang berbeda denganku sekarang. Mungkin, sudah menjadi kewajiban mama kali yah untuk mengingatkanku sholat, makan dan menjaga kesehatan karena memang hampir tiap hari mama smsku begitu dan itu pun gak cukup sekali dalam sehari dan gak cuma sms, telpon dari mama pun sering aku terima. Walau kadang pembicaraannya cuma nanya “ Neng nuju dimana? Tos emam acan?” Begitupun dengan hari ini, kemarin, dan mungkin besok pun akan tetap seperti ini. Padahal yah, aku tuh kan udah bukan anak kecil lagi, tapi selaluuuu aja perhatian mama itu gak pernah berkurang. Tapi barusan, aku bener bener heran, mama secara tiba tiba nyuruh aku jujur tentang keadaanku beberapa hari ini, (nah lo...

Yang tak bisa diucapkan Papa...

Lagi rindu menggebu nih, sama suasana rumah, udah hampir dua minggu di kostan, jadi ingin cepet cepet pulang, rindu sama mamaaa.. Aneh deh, perasaan aku jarang kangen Papa, kangen papa paling kalau uang udah hampir empty.haha gak deng, paling juga kangen kalau di kostan mau pergi eeh gada yang anterin..ckck sama aza, hihi tapi beneran jarang kangen papa, kangen mama sering banget bahkan tiap hari. Padahal mama sama papa sama aja yah, beliau orang yang paling penting dalam hidup kita. Tapi bener nih, menurut tulisan yang pernah aku baca juga, bahwa b iasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.. akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya. Lalu bagaimana dengan Papa? Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama unt...

Sebingkai Cinta Untuk Mama dan Apaku :*

Sebingkai cinta untuk Mama dan Apaku tersayang, mungkin sebingkai cinta ini masih belum bisa membalas jasa Mama dan Apa. Pada hakikatnya memang, seorang anak tidak akan pernah bisa membalas jasa kedua orang tuanya, walau dengan memberikan kedua orang tuanya dengan materi yang berlimpah pun tak akan cukup kawan... Tahu kenapa? Karena cinta dan kasih sayang orang tua kepada putra putrinya itu tiada tara. Sangat-sangat bersyukur bisa menjadi putri Mama dan Apa, walau belum bisa membuat Mama dan Apa tersenyum bangga padaku, tapi sungguh jauh di lubuk hatiku paling dalam ada keinginan yang sangat besar untuk membuat Mama dan Apa tersenyum bangga akan kesuksesan yang ku raih. Tak ada seorang pun yang tahu betapa besar cinta dan sayangku kepada Mama dan Apa, mungkin jika seorang peniliti mencabik-cabik hatiku dan mengambil satu potongan dari cabikan tersebut akan ditemukan berjuta kata cinta untuk Mama dan Apa, malaikat hidupku di dunia. Tingkahku mungkin tidak mencerminkan seorang putri yang...