Postingan

Menampilkan postingan dengan label untuk ukhty ^^

Apa Kabar Palestinaku? Apa Kabar Gazaku?

Apa kabar Palestina, apa kabar Gaza? Pagi ini, ku jalani pagiku dengan semangat yang luar biasa. Tenang, tentram, nyaman, senang rasanya. Sepiring nasi dan ayam goreng dengan segelas susu yang menjadi sarapanku pagi ini. Di iringi alunan senandung pembangkit ghirah semangat, ya ya diiringi senandungnya Shoutul Harokah. Indah sekali hidup ini Ya Rabb... Tak henti hatiku bersenandung Maha Suci Engkau Rabbku... :) Tiba tiba saja, alam nalarku terbang jauh kesana, ke negeri islam yang mungkin sedang terluka. Apakah mereka merasakan hal yang sama dengan yang aku rasakan pagi ini? Apakah saudaraku disana masih bisa sarapan dengan tenang? Apakah mereka masih bisa terbangun dari tidurnya dengan senyuman? Apakah mereka pagi ini siap untuk pergi ke kampus atau sekolah untuk mencari ilmu? Apa kabar saudaraku? Apa kabar Palestinaku? Apa kabar Gazaku? Masihkah Zionis terkutuk menganggu hidupmu? masihkah mereka melakukan aksi tragisnya? Miris, sungguh miris ketika ku hanya bisa menyaksikan berbaga...

Ma'rifatulloh yuuuu... :)

Gambar
Di keheningan malam ini, aku benar benar tak bisa memejamkan mataku. Padahal besok jadwal kuliahku pagi, terlebih air di kostanku macet, harusnya aku tidur lebih cepat tapi mataku benar benar tak bisa diajak kompromi. Harusnya aku mulai posting dari bada magrib, cuma karena aku harus memberikan hak pada perutku dulu setelah seharian dibiarkan bernyanyi riang, hihi (shut namanya juga shaum) Malam ini daripada ga bisa tidur dan mengerjakan yang ga bermanfaat, ku putuskan untuk membaca materi yang besok akan aku berikan pada adik tingkatku dalam mentoring. Materinya mengenai Ma'rifatulloh. Apa itu Ma'rifatulloh? Ma'rifatulloh adalah mengenal Alloh. Lalu, apa kita tahu siapa Alloh itu? umat muslim pasti menjawab Allohh itu Tuhan kita, yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya, bukan begitu? Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: “Siapakah yang menjadikan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?” Tentu mereka akan menjawab: “Allah”, maka betapaka...

Gagal dulu, baru SUKSES :)

Gambar
Alhamdulillah akhirnya hari ini aku kembali menggerakan jari-jariku di atas tubuh mungil si nobi (my netbook) sudah lama jari jariku ingin menari karena beberapa pekan ini aku terlalu disibukan agenda ini itu, sebenarnya bukan aku yang sibuk tapi aku lalai dalam memanaje waktu, sehingga banyak agenda yang terbengkalai dengan alasan banyak agenda yang lebih penting. Maafkan diri ini Ya Rabb, karena telah lalai dalam mensyukuri setiap detik nikmat waktu yang Kau berikan. Benar sekali, ketika agenda padat selalu ngeluh, tapi ketika dikasih kesempatan sedikit lenggang tidak bisa memanfaatkan, dasar manusia kurang bersyukur. Hari ini tak ada agenda sehingga cukup lapang untuk mengerjakan apa yang seharusnya ku kerjakan dan lagi setan malas membuaiku halus, ckckck begini nih kalau gak pernah belajar manajemen waktu yang baik. Tapi, ku paksakan untuk menuliskan apa yang ingin ku tuliskan, do what you wanna do eisssss... :) Teringat masa kecil, ketika guru TK nanya "Apa cita cita kalian ...

Shaum Senin Kamis, berkat Mama dan Apa

Masih ku ingat sekali, saat itu aku masih duduk di bangku kelas 6 SD. “ Neng, hayu gugah geulis...” Dengan lembut mamaku, membangunkanku di sepertiga malam. Aku tahu saat itu mama pasti gak tega bangunin gadis kecilnya, saat anak anak seusianya masih terlelap dalam tidurnya, Mama pun pasti betul betul merasa kasihan dan ingin membiarkan putri kecilnya terlelap dalam tidurnya, namun bagaimanapun itu kewajiban Mama dan Apaku yang harus dilaksanakan. Sejak kelas 6, Mama dan Apaku mulai mengajarkanku Qiyamul Lail dan shaum sunnah senin kamis. Walau kadang kadang rada marah karena masih ngantuk udah di bangunin, maklumlah masih kecil.hehe dan mulai saat itu aku belajar untuk terbiasa QL, walaupun awalnya hanya di malam senin dan kamis saja, kata mama biar sekalian sahur. “ Kin pami tos biasa mah tahajudna teu malem senen sareng kemis hungkul nya neng...ieu mah sakantenan sahur weh, bilih teteh teu kiat saumna..” Papa yang selalu temenin aku saat sahur, bahkan Apa sering sekali suapin aku,...

Penyapu Jalanan vs PEJABAT

Gambar
Pagi ini, aku begitu tak bersemangat, ntah apa yang sedang terjadi padaku. Hatiku seakan terus bergejolak, seperti ada amarah dalam diri, astagfirulloh...kenapa aku ini??? Tapi, aku tidak boleh dikalahkan oleh keadaan seperti ini, karena hari ini aku harus jalani aktifitasku seperti biasa dengan ambang batas kenormalan seorang mahasiswa. Ku semangati diriku dengan terus menyebut nama mama, dan demi kedua orang tuaku yang ingin sekali melihat putri sulungnya sukses. Bismillah,,, ku langkahkan kakiku menuju kampus hijau tercinta ketika jam tanganku menunjukan pukul 08.30 WIB karena kuliah mulai pukul 08.40 WIB, dan hanya membutuhkan waktu 5 menit saja untuk sampai kampus. Setibanya di kampus, ku naiki anak anak tangga menuju lantai 3, namun yang ku temukan disana hanya segilintir teman temanku nah, yang lainnya kemana? “ Hei, kelasnya di kelas pasca” teriak sang ketua kelas. Wah, ternyata aku harus kembali menuruni anak tangga hingga lantai 2, karena kuliah dialihkan di kelas Pasca Sarj...

Mari, Fastabikul khairat

Alhamdulillah, segala puji bagi Alloh Rabb semesta alam... Pagi ini, aku masih dibangunkan dalam tidurku, Aku takut, takut suatu hari aku tak lagi terbangun dari tidurku, Aku belum mempunyai bekal yang cukup untuk kehidupanku selanjutnya, Ku lihat semua tulisan tulisan di dinding kamarku,  Aku masih memiliki impian panjang untuk mencapai cita-citaku, Tak ada yang pantas aku pikirkan, selain selalu meminta padaNYA, memohon padaNYA, agar aku selalu dibayang bayangi kematian, yang mungkin itu akan membuatku selalu melakukan yang terbaik, melakukan kebaikan, insya Alloh... Bangun cantik,,, Lihatlah dunia, buka matamu, kepakkan sayapmu,,, dan Kejar mimpimu, untuk kamu persembahkan pada kedua orang tuamu, orang yang selalu menyayangimu tiada henti,,, salam hormat dan kecup sayang dari jauh, untuk Mama dan Apaku... :*

Especially for All of You :)

Gambar
Bismillah... Hei kawan blogger apa kabarnya nih? sudah lama sekali gak bloggwalking, maklum selama liburan aku gak bisa online karena rumahku itu nyingcet dan jauh dari perbadaban  bahkan untuk menuju rumahku pun harus naik turun gunung lewati lembah, haha lebay... ya yah, alhasil modemku gak bisa konek karena gak ada signal satu pun untuk provider yang aku gunakan.ckckck kasian yah... Hmm, sebenernya ini bukan postingan pertama setelah aku off sih, tapi gapapalah gada kata terlambat untuk menyapa rekan-rekan blogger...hehe Pertama tama, aku ingin ucapin makasih buat teman-teman yang masih bersedia berkunjung ke blog usang yang hampir dua bulan tak berpenghuni ini, dan terima kasih untuk jejak-jejak yang kalian torehkan kawan... Kedua, mumpung ini masih syawal dan aku belum sempet ucapin : Mohon maaf lahir dan bathin ya teman-teman, ied mubarok ... :) Mohon maaf, apabila postingan-postinganku selama ini gak bermanfaat karena banyak curhatnya, mohon dimaafkan dan dimaklumi yah, ...

Yang tak bisa diucapkan Papa...

Lagi rindu menggebu nih, sama suasana rumah, udah hampir dua minggu di kostan, jadi ingin cepet cepet pulang, rindu sama mamaaa.. Aneh deh, perasaan aku jarang kangen Papa, kangen papa paling kalau uang udah hampir empty.haha gak deng, paling juga kangen kalau di kostan mau pergi eeh gada yang anterin..ckck sama aza, hihi tapi beneran jarang kangen papa, kangen mama sering banget bahkan tiap hari. Padahal mama sama papa sama aja yah, beliau orang yang paling penting dalam hidup kita. Tapi bener nih, menurut tulisan yang pernah aku baca juga, bahwa b iasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.. akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya. Lalu bagaimana dengan Papa? Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama unt...

Sambut kekasih Alloh and Come fly with Ramadhan... ^^

Hmm, sebelum modemku ngadat, sebelum dia gak bisa diajak kompromi buat ngeblog, sebelum waktunya terlambat, and I just wanna saaaaayyy... Haiiiiii ikhwahfillah... Bagaimana nih rasanya menyambut kekasih? Wooowww pastinya full semangat, full smile dan jelas berbunga bunga kan?hihi Apalagi kekasih itu adalah sesuatu yang akan mengantarkan kita pada The Never Ending Happines. Nah loh, emang ada yah kekasih sehebat itu? ada dooong,,,kalau gada, gak mungkin saya postkan note ini.. Lalu, siapa sih kekasih itu?? Sehebat apa sampai dia bisa mengantar kita pada kebahagian abadi? bukannya kebanyakan kekasih kita bikin sad ending yah? -_-" Percaya deh, kalau kita nyambut dia dengan hati berbunga bahkan full smile, akan bikin kita heeeppppiii... Daaaannnn siapa kekasih itu???taraaaaa.... loh mana??? eit...sabar dong, orang sabar kan?hihi Wah, jangan2 udah pada negative thingking nih, about 'si Kekasih' ah, ah... Kekasih kita itu bukan manusia, tetapi bulan, (bulan??) ya... Bulan, ...

Berbeda Pendapat itu Hak dan Seni ^^

 Manusia adalah mahluk sosial yang membutuhkan interaksi dalam hidupnya. Setiap manusia itu berbeda dan unik, setiap manusia akan berbeda-beda pendapatnya sesuai sudut pandang mereka sendiri. Kita melihat dan memecahkan masalah dengan cara yang berbeda, mengeluarkan dan memberi pendapat yang berbeda, yang terbaik menurut kita belum tentu baik juga menurut yang lainnya. Sebenarnya perbedaan pendapat itu tidak salah apalagi dikatakan sebagai suatu masalah, tapi yang sering membuatnya masalah apabila kita memaksakan kehendak pribadi kepada pihak lain yang tidak sependapat dengan kita. Saya seorang mahasiswa jurusan Ilmu Pemerintahan yang tiap hari menghadapi berbagai macam perbedaan pendapat dari rekan-rekan saya yang begitu kritis, sudah menjadi makanan sehari-hari bagi saya menemukan perbedaan pendapat itu. Tapi justru inilah yang membuat pengetahuan kita bertambah setiap harinya dengan ide-ide yang muncul dan berkembang dan menjadi variatif. Berbeda pendapat itu hak kaleee... Ya ya...

Nikmati Waktumu, kawan!

Gambar
Ambilah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber KEKUATAN! Ambilah waktu untuk beriman, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi. Ambilah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber KETENANGAN! Ambilah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan. Waktu untuk mencintai dan dicintai itu adalah hak istimewa yang diberikan Alloh. Waktu untuk bersahabat itu adalah jalan bahagia. Waktu untuk tertawa itu adalah musik yang menggetarkan hati. Waktu untuk memberi akan membuat hidup terasa berarti. Waktu untuk bekerja adalah nilai keberhasilan. Waktu untuk beramal adalah kunci menuju SYURGA! Sumber : Catatan mamaku, dengan sedikit refisi.

For aiyra and the other Muslimah :)

Ukhti... Saat ini dunia sedang berada dalam kebimbangan, mereka mengatakan bahwa muslimah adalah wanita yang terkekang sedangkan wanita barat adalah sosok yang merdeka. Aiyra, seandainya kamu menjadi muslimah sejati tentulah wanita Amerika, Perancis dan negara barat lainnya mendambakan untuk duduk bersamamu, kamu adalah burung yang berterbangan diantara taman surga dan bunga yang mengharumkannya. Seorang mufti syiria mengatakan : “ Wanita adalah surga bagi suaminya maka jika seorang wanita beriman, maka ia adalah surga di dalam surga”. Pesan ini ku dapat dari seorang sahabat lamaku, sahabat yang ku kenal selama 3 tahun aku menimba ilmu di SMP Negeri 1 Subang. Pesan inilah yang membuatku terobsesi untuk menghadirkan atmosfer surga untuk kehidupanku kelak. Seperti Bunda Aisyah yang begitu di dambakan oleh setiap muslimah di dunia untuk bersanding dengannya.

SANDAL JEPIT ITUUUU!!!

Selera makanku mendadak hilang. Hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi kepala ini. Duh… betapa tidak gemas, dalam keadaan lapar memuncak seperti ini makanan yang tersedia tak ada yang memuaskan lidah. Sayur sop ini rasanya manis bak kolak pisang, sedang perkedelnya asin nggak ketulungan. “Istriku, kapan kau dapat memasak dengan benar…? Selalu saja, kalau tak keasinan…kemanisan, kalau tak keaseman… ya kepedesan!” Ya, aku tak bisa menahan emosi untuk tak menggerutu. ”Sabar Bang…, Rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah. Katanya mau kayak Rasul…? ” ucap isteriku kalem. “Iya… tapi abang kan manusia biasa. Abang belum bisa sabar seperti Rasul. Abang tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini…!” Jawabku dengan nada tinggi. Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam. Kalau sudah begitu, aku yakin pasti air matanya sudah merebak. *** Sepekan sudah aku ke luar kota. Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh ...

Tidur Gaya Siti Aisyah

Suatu ketika, disaat Siti Aisyah hendak ke peraduannya, Rasulullah datang menghampiri dan berkata, “Ya Aisyah janganlah engkau tidur sebelum khatam Al-Quran, sebelum membuat para nabi memberimu syafaat di hari akhir, sebelum para muslim meridloi kamu, sebelum kau laksanakan haji dan umroh. Lau Aisyah bertanya, “ya Rasulullah, bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?” Sambil tersenyum Rasul bersabda, ”Jika engkau tidur bacalah surah Al-Ikhlas tiga kali seakan-akan engkau meng-khatamkan Al-Quran. Kemudian bacalah sholawat untukku dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberi syafaat di hari kiamat. Lalu beristighfarlah untuk para muslimin maka mereka akan meridloi kamu. Dan juga perbanyaklah bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir maka seakan-akan kamu telah melaksanakan ibadah haji dan umroh.” Agar tidur kita lelap, disunnahkan pula untuk membersihkan diri (bukan berarti mandi lho!). pastikan wajah kita sudah terbebas dari make-up, sekalipun kita merasa s...

IKHWAN IDAMAN???

BTW, kayak gimana sih ikhwan yang dicari, diharepin, dan diinginkan akhwat?Keimanannya dong ya…Sebagai seorang muslim, tentunya setiap perbuatan kita wajib menyesuaikannyadengan aturan Islam. Nggak boleh sesukanya. Nah, termasuk dalam hal memilihcalon pendamping hidup, baik ikhwan maupun akhwat. Tapi di edisi pekan inikita pengen tahu pendapat para akhwat soal ikhwan idamannya.Sebut saja Mawar, ia punya kriteria ikhwan idaman, “Yang saleh, baik, cakep,pengertian, ngerti agama,” paparnya via e-mail yang pertanyaan udah disebarSTUDIA via beberapa mailing list.“Kalo aku sih pengennya tuh ikhwan taat beribadah alias sholeh, hormat samaortu, sopan, baik hati, pinter. Tapi yang jelas yang pertama agamanya harusOK dan punya semangat berjuang di jalan Allah dengan istiqomah,” tulisNinink dalam e-mailnya.Mila, bukan nama sebenarnya ikutan ngasih komen, “Tipe ikhwan yang disukai,biasa, standar akhwat: Baik agamanya, baik akhlaknya, baik sama keluargaku,mengerti aku (egois banget ya? Hehe..), le...

Akhwat Most wanted !!!

Siapa yang gak mau jadi Akhwat idaman ? Walau tidak semua ingin dipuja dan dinobatkan sebagai "Miss Akhwat " tapi semua pasti ingin menjadi Akhwat Idaman. Bukan saja jadi anggota FBI (Female Bidikan Ikhwan), tapi juga jadi idaman dan kecintaan Allah dan RasulNya.Yup, Akhwat Most wanted, entah siapa dia ? Semua pembicaraan para Ikhwan selalu menyebut namanya. Dia bukan siapa-siapa. Dia tak cantik juga tak buruk rupa, dia tak kaya juga tak Miskin, dia tak selembut Khadijah, tak setabah Fathimah ataupun secantik Aisyah. Dia begitu biasa dan sangat Sederhana !.Dia Lemah, tapi tak pernah seorang pria pun mengganggunya. Hijabnya adalah Tameng Nafsu, dan tunduk pandanganya adalah pedang penebas Syahwat. Semua takjub menatapnya, dan semua kegum akan dirinya. Di mata manusia ia pelita, dimata Allah ia Mutiara !Dia Pemalu, tapi tak pernah kehilangan izzah. Jika siang engkau akan melihatnya dibalik hijab dan jika malam jangan cari ia digelap dunia. Karena ia sedang sujud, matanya sembab...

Ukhtifillah.. (Surat Terbuka Seorang Ikhwah untuk Seluruh Akhwat di Dunia)

UktiFillah... Ukhtifillah,Mungkin aku memang tak romantis tapi siapa peduli? Kerana itu kau tak mengenalku dan memang takperlu mengenalku. Bagiku kau bunga, tak mampu aku samakanmu dengan bunga terindah sekalipun. Bagiku manusia adalah makhluk yang terindah,tersempurna dan tertinggi. Bagiku dirimu salah satu dari semua itu, kerananya kau tak mendatangkan persamaan. Ukhtifillah, Jangan pernah biarkan aku manatapmu penuh, kerana akan membuatku mengingatmu. Bererti memenuhi kepalaku dengan inginkanmu. Berimbas pada tersusunnya gambarmu dalam tiap dinding khayalku. Membuatku inginkanmu sepenuh hati, seluruh jiwa, sesemangat mentari. Kasihanilah dirimu jika harus hadir dalam khayalku yang masih penuh Lumpur. Kerana sesungguhnya dirimu terlalu suci. Ukhtifillah, Berdua menghabiskan waktu denganmu bagaikan mimpi tak berhujung. Ada ingin tapi tak ada henti. Menyentuhmu merupakan ingin diri, meski hujung penutupmu pun tak berani kusentuh. Jangan pernah kalah dengan mimpi dan inginku kera na su...