Buscar

aiyrapptika world :)

AL ILMU NUURUN WAL JAHLU DHORUUN!!!

Duduh...sepertinya jari-jariku ini sudah terasa sangat kaku dan amat terasa sulit untuk digerakan hanya untuk menari dan memijat tubuh mungil si nobi ini... Ntah kenapa malas yang menyambangi jiwaku ini seakan telah menyatu dan sangat sulit untuk ku usir. Dan malam ini, ntahlah darimana datang si "ghirah" itu tiba tiba mulai merasuk ke dalam rongga rongga tubuhku ini, tentunya membuatku berfikir "hei el, ngapain si kamu hidup gak berguna banget, tiap hari kerjaannya gitu gitu mulu, monoton pisan hidupmu, gada gunanya, ayolah gerak, ayolah kembalikan ghirahmu, bakar semangatmu, lakukan sesuatu yang bermanfaat, gada gunanya hidup gini gini aja, mending mati aja looohhhh!!!"
Dan biasanya, tiap aku futur banget banget ku buka si soulmate, buku agendaku yang isinya catatan catatan kecil yang ku tulis dengan ukiran tinta yang menurutku sangat indah melebihi keindahan lukisan Cleopatra. Catatan catatan itu ku dapat sejak jaman SMP saat aku mulai suka mengikuti kajian kajian dan beberapa diantaranya ku dapat dari buku buku yang telah ku baca. Well, aku menemukan satu kata mutiara yang ku tulis sangat besar di bagian depan si "sweety" (nama agendaku), tulisan itu menggugahku dan membuatku tersenyum lebar. :)
AL ILMU NUURUN WAL JAHLU DHORUUN!!!
Ilmu Itu Cahaya dan Bodoh Itu Bahaya!!!
Menarik, sangat menarik. Ilmu itu diibaratkan sebagai cahaya, ya cahaya... Cahaya yang dapat menerangi setiap kegelapan, cahaya dari kebodohan, cahaya dari dunia fana ini. Ilmu itu cahaya untuk kehidupan kita, ilmu juga yang membedakan derajat seseorang di hadapan manusia lainnya, walaupun setiap manusia di hadapan Alloh itu sama dan yang membedakan hanya derajat keimanan seseorang. Ya, orang yang berillmu dipandang sebagai orang yang terhormat dibanding seorang gembel, tapi pernahkan kita berfikir bahwa ilmu itu bisa kita dapatkan dimana saja dan dari siapa saja, bahkan dari seorang gembel pun kita akan mendapatkan ilmu, ilmu itu tidak hanya kita dapatkan dari orang orang yang bertitel tinggi saja. Dari seorang gembel kita akan mendapatkan ilmu bagaimana untuk bersabar dan bagaimana untuk survive dalam menjalani kehidupan yang kejam ini. Tak salah, jika satu pepatah mengatakan "Kejarlah ilmu hingga ke negeri china" ya itu artinya kita harus mencari dan terus mencari setiap nilai dari kehidupan untuk dijadikan ibrah dan pembelajaran agar kita menjadi orang yang berilmu dan senantiasa berusaha untuk melakukan perubahan perubahan ke arah yang lebih baiknya setiap hari.
Tak salah, ketika salah satu harapan sari orang tuaku yaitu "Jadilah orang yang berilmu dan bisa mengamalkan ke orang banyak". Harapan mulia dua orang malaikat hidupku itu sangat benar adanya kawan, dan mungkin itu juga menjadi harapan setiap orang tua kepada anaknya. Mereka menginginkan agar putra putri tersayangnya menjadi orang yang berilmu dan dapat mengamalkannya ke orang banyak karena ilmu itu cahaya, cahaya yang akan menerangi kehidupan kita untuk menjauhkan diri kita dari jalan jalan kebathilan yang di murkai Sang Pencipta. Dan ketika kita mengamalkannya kepada orang banyak berarti kita telah menerangi kehidupan orang orang banyak.
Sebagai seorang kaum intelektual (katanya), seharusnya kita bertekad dan sungguh sungguh dalam menuntut ilmu yang telah menjadi amanah ini, jangan mau kalah oleh orang orang yang Subhanalloh punya keinginan tinggi untuk menjadi orang yang berilmu walau hanya dengan keadaan yang serba kekurangan. Lihatlah betapa hebatnya, ketika kita melihat para ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) yang bisa meraih prestasi gemilang atas ilmunya, lihatlah para penyandang cacat lainnya yang bisa menjadi insan yang bermanfaat dengan ilmunya. Betapa hebat dan sungguh luar biasa mereka ini, sedangkan kita? Kerap kali kita menyia-nyiakan setiap detik kehidupan kita dan terkadang kita melewatkannya dengan begitu saja, tanpa mengambil setiap pelajaran dari setiap detik kehidupan yang kita lalui.
Mari bangkitlah kawan, kita ini adalah AGENT OF CHANGE, bagaimana bisa kita dapat merubah keadaan dunia ini jika kita tidak berilmu, jika kita tidak mempunyai bekal untuk kehidupan ini.
Sekarang ini bukanlah lagi jaman Jahiliyah yang serba keterbatasan dalam menuntut ilmu, bahkan untuk sekedar mendengarkan tausiyah saja harus sembunyi sembunyi, sekarang ini bukan lagi masa kebodohan!!! Janganlah kita membahayakan hidup kita sendiri dengan menjadi orang yang bodoh!!!
Tekadkan azzam kita, satukan hati kita dalam ikatan ukhuwah ini untuk menjadi Insan Ulul Albab di bumi Alloh ini... :)
HAMASAH!!!

Saat ketemukan si "ghirah" kembali,
Cimahi, 30 Sep '011 10.19 PM

FOKKERMAPI Baduy

Hmm, rindu rindu, rinduuu sekali berbagi cerita di rumah keduaku ini...hihi
Kali ini, aku ingin berbagi cerita tentang pengalamanku beberapa hari yang lalu di suatu tempat yang sangat jauh dari jejak jejak kehidupan, haha.
Ada yang tahu FOKKERMAPI? bagi mahasiswa prodi Ilmu Pemerintahan pastinya udah gak asing lagi denger fokkermapi. Fokkermapi itu Forum Komunikasi dan Kerjasama Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Indonesia.

Bismillah...
Jreng, jreng, jreeeeennnngggg...inilah kisahku. Dua hari yang lalu tuh ceritanya aku baru pulang dari Banten. Banten? yohaaa... Ngapain? belajar debus? haha pinginnya siih gtu, tapi ya enggalah.. Aku kesana tuh jadi delegasi dari kampus buat seminar nasional yang dihadiri oleh mahasiswa Ilmu Pemerintahan se Jawa, Bali, Nusa Tenggara. Seru, seru, seruuuuuu banget, dan kalau bisa di ulang aku pingin ngulang lagi.hihi
Berawal dari tanggal 26 November. Aku, Jannah, A'Frans, Fella, Aky, Asep sama ochi. Kita memulai perjalanan menuju Banten pukul 15.00 WIB (Waktu Indonesia bagian Bandung). Aku bener bener gak nyangka, kalau mulai hari itu petualangan dimulai, serasa menjadi si bolang. Dan aku kira kami memang pantas dikatakan Si Bolang, secara kami orang orang awam yang baru pertama kali melakukan perjalan jauh sampai luar provinsi gtu dan kami bener bener awam gak tahu arah. haha lucu deh... Akhirnya kami mutusin naik Bus Arimbi, itupun atas rekomendasi dari panitia. Di bus, kita tuh sudah seperti kehilangan urat malu, banyak hal konyol yang kita lakukan sampe kita terpingkal-pingkal ngakak, kita bener bener kaya orang udik yang baru melihat kemegahan ibu kota, tunjuk sana, tunjuk sini, ngundang perhatian penumpang lainnya banget, tapi ya bukan kita namanya kalau gak konyol. :D
Atas rekomendasi panitia pula lah, kita turun di tol Adi. Nah, ini nih pengalaman pertama yang bener bener baru aku tahu dan mungkin itu adanya cuma di Banten aja. Sebelum turun dari bis, si kondekturnya bilang "Nanti kalian naik tangga yah, nah disana banyak angkot yang mau ke rangkas, naik aja. Tapi ini mau naik tangga, yang pakai rok hati-hati.." Yang pake rok hati-hati? Nah loh, gue dong satu satunya cewe yang pake rok, tapi kenapa musti hati-hati??? tiap hari gue naik tangga mas, bahkan sampe lantai tiga, tiap hari gue bolak balik ke kelas naik tangga, dan itu gue lakukan dengan pakai rok, jadi ya biasa aja kaliiii... Begitu turun, aku bingung se bingung-bingungnya, celingak celinguk lihat keadaan sekitar, "Loh, kenapa kita diturunin di kebun? mana tangga yang kata si emang tea???" Kita semua bingung, tapi untung kita lihat orang-orang yang jalan ke arah atas, pas aku lihat ternyata OOO EM GIIIII ternyata gada tangga, yang ada itu TARAJE (alat bantu naik yang terbuat dari bambu) pantes aja si kondektur bilang hati-hati aih aiiiiihhhhh, sial! Banten = benten, pantes aja baru sampe udah berasa banget BENTENnya. :D
Dengan perjuangan extra akhirnya aku bisa manjat dan kita melanjutkan perjalanan hingga akhirnya di jemput dan sampai di tempat tujuan di Kabupaten Lebak, Banten. Alhamdulillah yah... :)
Hari Pertama,
Hari pertamaku di Banten masih berasa biasa biasa aja, soalnya aku belum dapet feelnya...haha lagian mungkin karena semalem gak bisa tidur nyenyak juga kali yah, soalnya aku masih adaptasi sama lingkungan disitu. Katanya Hari itu agendanya seminar nasional di Aula Multatuli Setda Lebak dengan tema "Otonomi Asli Desa di Bawah Bayangan Otonomi Daerah". Seminar yang menarik menurutku, ya paling gak menambah wawasanku tentang itu. Yang namanya seminar ya acaranya palingan gtu gtu aja, pembukaan, paparan, sesi tanya jawab, penutupan. Yang paling ditunggu tunggu itu sesi foto foto...haha mo lihat fotonya? yu mariiii....
pemateri (Wabup Lebak, Dosen IPDN, puket 3 Setiabudhi)
ini peserta dari semua univ... :)
delegasi UNJANI dan pemateri
Well, agenda hari pertama seminar dan jalan jalan keliling pasar rangkas cari oleh oleh...hihi

Hari Kedua,
Nah ini hari yang paling aku tunggu...menurut kabar yang aku denger, hari ini tuh kita mulai Camp di Baduy. Aseeeekkkkk mengasyikan sekali bukan? Aku akan belajar hidup dari keramaian kota yang penuh hiruk pikuk, kadang bikin aku muak. Now now, I wanna be free... Free from the polutions, free from a whoop... :)
Untuk sampai di Baduy, tantangannya Subhanalloh sekali yah, tracknya LUAR BIASA. Naik turun gunung, lewati lembah dan itu dilakukan dengan JALAN KAKI. Keren banget gak sih? bagiku yang bukan anak gunung, naik gunung itu berasa banget capenya. Naik turun menyusuri gunung udah membayang bayangi pikiranku, berhasil gak yah aku? Tapi tapi,,,karena somethinglah, I've SUCCEED!!!
Di Baduy, pikirannku bener bener dibuka untuk berpikir keras, kalau hidup itu tak selalu indah dari yang kita bayangkan. Hidup itu butuh perjuangan dan pengorbanan. Lihatlah kawan, betapa hebat anak kecil disana, mereka berusaha bekerja keras untuk hidup mereka waloupun kehidupan mereka tak sama seperti anak anak seusianya. Ketika anak anak kota asik dengan Playstationnya, Pokernya, PSPnya, sementara mereka jangankan bermain megang atau mungkin lihat aja belum pernah, tapi mereka gak pernah ngeluh atau menyesali keadaan, hidup mereka bahkan terlihat sangat menyenangkan dengan dunia mereka sendiri, sungguh ada rasa iri di hati ini... aku ingin seperti mereka yang selalu memancarkan raut raut kebahagian dari wajah polosnya, larangan yang mereka jalankan tak dijadikan beban, cukup dengan kata "Pamali" mereka tetap jalani hidupnya dan seakan ingin mengatakan pada kita "ini loh dunia kami, kami asik dengan dunia kami..." aaaahhhh sungguh aku iri dibuatnya... :(
Anak kecil lagi nenun :)
narsis bangun tidur di baduy, udaranya alami banget, suka :)
mandi ke sungai yuuu :)


Really...I'm happy in there...bener bener berasa banget back to nature-nya... Mandi, makan, tidur, nyuci semuanyaaaa serba apa adanya. Keren banget tau, usaha mereka untuk mempertahankan kebudayaan itu bener bener harus dikasi apresiasi yang luar biasa. Bayangkan aja, mereka masih bisa hidup jauh dari teknologi di jaman yang udah bener bener serba teknologi ini, dari mulai yang ecek-ecek, canggih sampe mutakhir semua orang kenal, tapi mereka? jangankan ngenal teknologi, lampu aja gada.
Unik lagi baduy itu, aku suka banget pokonya. Mereka punya ciri khas tersendiri dan itu yang membedakan mereka dengan kita semua, mereka orang orang yang me-marginalkan diri dari keramaian dan hiruk pikuk gemerlapnya keramaian dunia. Coba deh perhatikan di foto-fotoku itu, lihat semua bangunan rumah-rumah warga baduy. Sangat jauh dengan potret potret rumah di kota, rumah mereka sangat sederhana yang hanya terbuat dari bambu dan rumahnya itu menyerupai rumah rumah panggung dan uniknya semua bangunan di daerah baduy seragam mulai dari bentuk, bahan baku bahkan khusus untuk baduy dalam posisi rumahnya pun searah semua. Ntahlah apa filosofinya, tapi ya itulah kenyataannya, adat disana bener bener di lestarikan.
Suku baduy dikepalai oleh seorang kepala suku yang biasa disebut dengan Jaro. Mereka sangat patuh terhadap semua perintah joro, orang orang suku baduy itu tertutup, mereka tidak akan menjawab setiap pertanyaan yang kita tanyakan jika belum ada ijin dari sang Jaro. Jika ada yang bertanya pada mereka, dengan polos mereka akan menjawab "teu wasa" atau dalam bahasa indonesia "tidak berani/tidak berkuasa untuk menjawab". Suku baduy itu menganut agama sunda wiwitan yang berarti, mengaku adanya Gusti Alloh dan menjalankan syariat pebidahan sesuai adat. 
Keren keren, aku memang perlu lebih lama lagi tinggal disana biar aku bisa belajar untuk hidup sederhana dan tentunya aku akan lebih memaknai hidup. Aku juga banyak belajar dari kawan kawan IP univ lain, makasih ya kawan... 5 hari bersama kalian terasa sangatlah singkat, tapi tak apa, paling tidak aku punya banyak oleh oleh pengalaman dan pelajaran berharga yang aku dapet saat bersama kalian. Aku gak pernah nyesel ikut FOKKERMAPI... :) 
nice to meet all of you... i can't forget the moments with you friends... the days with you is very fun... wanna go to baduy again... :)


#sebenernya banyak yang ingin aku share dan uploadin foto fotonya juga, tapi modemku lagi lemot banget, jadi ya seadanya aja lah... :)

Dalam bayangan di baduy, bersama fokkermapi,
Cimahi, 03 sep'11 10.20 PM.