Buscar

aiyrapptika world :)

Good bye 2011 =)

Dalam hitungan menit saja 2011 sudah berakhir, hmm nothing special rasanya. Dan seperti biasa di malam yang special ini (kata orang), aku hanya mengurung diri di kostan tercinta seperti malam malam biasanya. Bagiku bermesraan dengan si nobi dan menonton tv lebih nyaman dibanding aku harus ikut keluar ga jelas hanya untuk memeriahkan malam pergantian tahun ini, sungguh suasana diluar tak sedikitpun menarik perhatianku ya padahal suasana diluar sangat ramai, beda dengan malam malam biasa, gemerlap cahaya kembang api terlihat begitu indah, suara petasan dan terompet dimana mana terdengar begitu menggelegar tapi mudah mudahan saja Isrofil gak ikut ikutan niup terompet yah, gawat itu...hehe Lagian apa coba tujuannya, gak jelas banget kan, yang ada membuat bising dan memekan telinga orang orang yang gak biasa denger suara gituan, termasuk aku haha maklum aku kan ndeso. Ya semua terlihat begitu meriah, semua orang sepertinya tak ingin melewatkan moment pergantian tahun begitu saja. Ckckck malam tahun baru bener bener membuat semua orang menjadi hedon dadakan. :D
Malam ini, aku bener bener ga tertarik untuk keluar ya walopun ada beberapa temenku yang ngajak maen, katanya mau taun baruan gtu deh..haha sejak kapan aku keluar buat taun baruan, aneh ntarnya kalau tiba tiba aku ikut taun baruan dan pastinya ngeribetin temen temen yang lagi asik maen, dengan rengekan rengekanku yang ngajakin untuk cepet cepet pulang, haha bener bener gak gahol lu el! :p

2011 nothing special for me, yang ada 2011 adalah tahun galau buatku. hehe iyalah banyak kejadian yang bikin aku menggalau ria bahkan hampir saja aku dinobatkan jadi Galauers. huhu. Tahun ini, aku bener bener merasakan kehilangan jati diriku, dimana aku merasa asing akan diriku sendiri. Ya asing, karena aku telah berani melanggar komitmenku sendiri, asing karena aku sudah kehilangan sebagian ghirah dalam diriku ini, astagfirulloh, tiada guna sekali hidupku di tahun ini.
2011 juga mengukir banyak kenangan dan pengalaman berharga buatku. Dari semua kejadian yang kulewati aku berharap menjadikanku lebih dewasa, lebih berfikir maju karena hidup itu butuh inovasi untuk terus dan terus berusaha lebih baik lagi.
Dan malam ini, 2011 akan berlalu, ya cepatlah berlalu hei 2011 dan selamat datang 2012, begitu banyak harapan yang ingin ku ukir di 2012, anggaplah 2011 ini sebagai proses pembelajaran buatmu el, don't give up... :)
Selamat tinggal kenangan, selamat datang harapan... :) too much exciting experience for me, and I hope 2012 ll'be better than 2011, may Alloh bless us everytime and everywhere... :)
2012 do the best for ur future el, everything is IM/POSIBLE =)

Katanya ini Homework =)

Maha Suci Engkau Rabbku, yang telah menganugerahkan rintikan rintikan air yang membasahi bumi ini. Alhamdulillah sore ini udara cukup sejuk karena hujan turun begitu deras, sebagian bajuku basah kuyup ketika ku hendak menyebrangi jalan menuju kostan tercinta. Lelah sekali ku rasakan hari ini, ingin rasanya ku hempaskan tubuhku di atas pulau busa yang setiap malam setia menemaniku namun sayang ku urungkan niatku itu ketika ku lihat sekujur tubuhku yang basah kuyup dan dihinggapi berbagai kuman dan bakteri dari debu kendaraan, maklum hari ini agendaku cukup padat jadi pastilah tubuhku ini belum menerima haknya untuk dibersihkan, lagi lagi sayang sekali air di kostan gak nyala, terpaksa ku diam sejenak dan ku nyalakan si nobi, konekan inet dan mulai mengunjungi Mbah Google dan Jeng pesbuk untuk sekedar bertamasya ria bersama mereka, dan tak lupa ku kunjungi rumahku ini, awalnya cuma ingin view siapa tahu ada komen, eeh ternyata aku inget ada amanah yang belum terlaksana, ya sebuah PR dari Jeng Syifa. Lumayan untuk tambah postingan, jadi ku kerjakan saja PRnya...
Nih jeng, aku kerjain PRnya, awas ah jangan di remedial.. :)

Pertanyaan dan jawabanku:
1. bagaimana pendapatmu tentang warna pink? Pink, aku juga pinky lovers kali faaa.... :) pink itu bagiku warna paling sweeeettttttt sepanjang jaman, gada warna yang lebih sweet dari pink, pink itu mencerminkan kelembutan makanya gak salah kalau banyak perempuan yang suka sama pink, pink itu girly banget deh. Pink itu cerah, pink itu cantik, pink itu gak bikin bosen kalau dipandang, pokonya pink itu sweeeeeettttttt bangeeeeetttttt.... :)
2. batik, kerajinan tangan khas Jogja, dan kaos Jogja. mana yang akan kamu pilih? alasannya?
Aku lebih pilih batik, karena apa?bagiku batik itu identitas negara kita yang kaya akan budaya. Seneng kalau lagi pake batik, jadi berasa banget orang Indonesianya. Batik itu gak kampungan lagi, apalagi jaman sekarang banyak ko dress yang dari batik, jadi buat para pemuda pemudi Indonesia jangan malu pake batik, malahan kalian harus bangga lagi, negara lain belum tentu punya batik...yuuu kita budayakan batik... :)
3. jika diminta untuk menulis artikel, pilih tema Jogja, Batik, Alam, atau Belanda? kenapa? Hmm, apa yah,,,,mungkin aku akan lebih milih tema Belanda. Soalnya ilmu pemerintahan paling bagus itu di Belanda, pokonya antara Ilmu Pemerintahan dengan Belanda erat deh hubungannya... Lagian klu aku nulis Jogja, aku gak tahu banget gimana seluk beluk jogja maklum baru dua kali ke jogja. Klu nulis batik, udah banyak banget jadi udah gak asing. Klu tentang alam biasa aja ah, udah biasa sih klu tentang alam mah, dan bahkan anak SD juga bisa. Bagiku Belanda lebih menarik, ntar aku mau tulis tentang Kibernology (ilmu pemerintahan) di Belanda.
4. tunjukkan foto terbaikmu dong.. si aku ingin melihatnya :) Ups, tidaaaakkkkk ini rahasia doooonnnnggggg... :p -gak rahasia juga ding, cuma gak bisa aplot, biasalah modemnya selalu nina bobo-
5. adakah hari spesial di bulan ini yang akan selalu kamu kenang? ceritakan dong kalau ada :D hari spesial???gada tuh, bagiku semua hari itu spesial karena Alloh selalu menganugerahkan senyuman untuk hari hariku...hihi lagian ini kan baru hari ke empat di bulan ini, jadi belum ada yang spesial... :)
6. organisasi apa yang kamu ikuti sekarang? Organisasi yang aku ikuti sekarang, HM KMJ IP UNJANI (Himpunan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan), PAAI (Program Asistensi Agama Islam), UKMI Al Hidayah UNJANI (Unit Kegiatan Mahasiswa Islam Al Hidayah UNJANI), RUBEL SAHAJA (Rumah Belajar Sahabat Anak Jalanan), MF Subang (Muslim Friends), FOKKERMAPI (Forum Komunikasi dan Kerja sama Mahasiswa Ilmu Pemetintahan Indonesia) dan rencana mau gabung lagi di HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) cabang Cimahi. :)
7. pilih uang atau pengalaman? alasannya? apa yah....dua duanya juga butuh sih, tapi kayanya lebih butuh pengalaman deh, tanpa pengalaman kita gakan punya uang, jadi gini loh, pengalaman akan ngajarin kita gimana cari uang, nilai pengalaman itu lebih berharga dibanding uang lagi, gini deh, untuk dapetin pengalaman yang keren kita kan pasti harus ngeluarin uang yang lumayan gede, contoh ketika kita mau ikut seminar atau training gtu kita kan harus ngeluarin uang dan kita suka bela belain walopun gak punya uang demi dapetin pengalaman yang tiada ternilai itu... eh tapi bergantung sikon juga deng, bingung aku juga..hihi
 8. buku apa yang paling kamu sukai? Motivation book doooonnnnnggggsss,,,tapi buku politik dan pemerintahan juga ding... -_-
9. tahu politik gak? apa sih politik itu menurutmu? tahu, politik itu cara untuk mencapai kekuasaan itu secara umum yah... Politik itu semua hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara baik itu dalam pembentukan dan pembagian kekuasaan, dan cara untuk mempertahankan kekuasaan itu sendiri. :)
10. misalkan jika kelak aku jadi anggota DPR, saran kalian aku harus menjadi DPR yang seperti apa? adeuuuh jadi Syifa mau nyalonin nih...hehe Seorang anggota DPR itu harus bener bener tahu apa jobdesnya, tahu apa hak dan kewajibannya, jangan cuma sekedar tahu aja ding, tapi harus bener bener diaplikasikan ketika menjalankan tugasnya, seorang anggota DPR juga harus peka terhadap setiap aspirasi rakyat jangan cuma mikirin dan mentingin diri sendiri aja, rakyat itu lebih utama. :)
11. apakah kalian pernah ada niat untuk pindah kewarganegaraan? kemana tuh? kenapa? Hoho,,,pernah, aku pingin jadi warga negara Jepang..hehe soalnya aku ngiri sama mereka, aku pingin bisa meniru mereka terutama dalam hal kedisiplinannya, keren kan jepang bisa jadi negara maju kuncinya cuma satu, mereka itu hidupnya disiplin sementara Indonesia?haduh boro boro disiplin, jam aja karet mulu... tapi tapi, engga ding, aku lebih bangga jadi WNI!!! :)

Well, PR-ku selesei jeng...monggo diperiksa. :) Akhirnya dikerjain juga, untung keingetan klu engga ntar dihukum deh, dihukumnya jadi gak dapet disscount pas belanja kan gawat... :D    

Untukmu yang Jauh Disana...

Ntahlah, bagaimana sakitnya hatiku ketika ku dengar tentang kabarmu, sebuah pesan yang mengabarkan tentang dirimu yang sedang terkulai lemas menahan rasa sakit yang kau rasakan. Aku tak dapat berkata apa apa ketika menerima kabar itu, hanya penyesalan yang ku rasa.
Aku tak dapat membayangkan bagaimana keadaanmu disana saat aku tak disampingmu. Aku tak pernah mengerti ketika hatimu berbisik bahwa kamu membutuhkanku untuk menguatkanmu, memberimu support, membantumu untuk mengurangi sakitmu, memberikan pundakku untuk memberikan tempat bersandarmu dari penat dan peluh yang kamu rasakan. Mungkin egoku ini terlalu besar hingga mengalahkan bisikan bisikan hatiku tentangmu hingga aku tak dapat memberikan waktuku untuk sebentar saja menemanimu bahkan hanya sekedar untuk menemanimu makan agar kamu lekas sembuh aku tetap tak bisa, aku juga tak bisa memberikan senyumanku untuk sedikit saja menghiburmu, aku juga tak dapat menggenggam erat tanganmu untuk memberikan kekuatan padamu agar kamu bisa bertahan melawan sakitmu dan sabar menerimanya, sungguh aku tak bisa melakukan apapun saat kau sedang membutuhkanku.
Andai, aku telah halal untukmu, akan ku korbankan segalanya untuk menemanimu setiap hari, akulah orang pertama yang selalu ada di sampingmu setiap saat kamu membutuhkan seseorang untuk bersandar, akulah yang akan menjadi perawat pribadimu yang siap memberikan pelayanan terbaik dengan sepenuh hatiku sebagai pengabdianku padamu, akan ku gengam erat tanganmu untuk memberikanmu semangat agar kamu kuat, tapi sayang semua hanya angan angan belaka, kita ini masih dalam batas, perjalanan kita untuk mencapai itu masih sangat panjang. Bersabarlah...semua akan indah saat waktunya tiba... :)

Maafkan aku, tak jarang egoku ini memaksamu untuk selalu bersabar menghadapi sifat ke kanak kanakanku...
Maafkan aku, ketika aku selalu memaksamu menjadi yang ku mau...
Maafkan aku, jika aku tidak pernah mengerti akan keadaanmu...
Maafkan aku, jika selalu membuatmu jengkel akan tingkahku...
Maafkan aku, tidak pernah mengerti setiap bisikan bisikan hatimu...
Percayalah, hati kita akan selalu ada dalam naungan MahabbahNYA walau jarak memisahkan kita. Aku ingin membuat semuanya indah bahkan lebih indah dari bayangan kita dengan ridhoNYA.

Saat ku tulis curahan hatiku pun, pikiranku tetap dibayang bayangi akan keadaanmu disana, mungkin saat ini kamu sedang terkulai lemas dan mengharapkanku untuk ada di sampingmu. Tapi apalah dayaku, sungguh aku tak bisa berbuat apa apa, aku percaya ada Alloh yang selalu menemanimu. Percayalah, ini hanya bagian kecil dari perjalanan hidup kita, ini hanya ujian dari Alloh agar kamu bisa bersabar dan berserah diri padaNYA, agat kelak kamu benar benar siap dan mampu menghadapi berbagai terpaan badai dalam perjalanan hidup yang fana ini. Walau ragaku tak disampingmu tapi percayalah doaku selalu menyertaimu...Syafakalloh yaa ashabi...semoga cobaan ini menjadi penggugur dosa...

Pagi kelabu, dihari ketiga penghujung bulan tahun 2011
:'(

AL ILMU NUURUN WAL JAHLU DHORUUN!!!

Duduh...sepertinya jari-jariku ini sudah terasa sangat kaku dan amat terasa sulit untuk digerakan hanya untuk menari dan memijat tubuh mungil si nobi ini... Ntah kenapa malas yang menyambangi jiwaku ini seakan telah menyatu dan sangat sulit untuk ku usir. Dan malam ini, ntahlah darimana datang si "ghirah" itu tiba tiba mulai merasuk ke dalam rongga rongga tubuhku ini, tentunya membuatku berfikir "hei el, ngapain si kamu hidup gak berguna banget, tiap hari kerjaannya gitu gitu mulu, monoton pisan hidupmu, gada gunanya, ayolah gerak, ayolah kembalikan ghirahmu, bakar semangatmu, lakukan sesuatu yang bermanfaat, gada gunanya hidup gini gini aja, mending mati aja looohhhh!!!"
Dan biasanya, tiap aku futur banget banget ku buka si soulmate, buku agendaku yang isinya catatan catatan kecil yang ku tulis dengan ukiran tinta yang menurutku sangat indah melebihi keindahan lukisan Cleopatra. Catatan catatan itu ku dapat sejak jaman SMP saat aku mulai suka mengikuti kajian kajian dan beberapa diantaranya ku dapat dari buku buku yang telah ku baca. Well, aku menemukan satu kata mutiara yang ku tulis sangat besar di bagian depan si "sweety" (nama agendaku), tulisan itu menggugahku dan membuatku tersenyum lebar. :)
AL ILMU NUURUN WAL JAHLU DHORUUN!!!
Ilmu Itu Cahaya dan Bodoh Itu Bahaya!!!
Menarik, sangat menarik. Ilmu itu diibaratkan sebagai cahaya, ya cahaya... Cahaya yang dapat menerangi setiap kegelapan, cahaya dari kebodohan, cahaya dari dunia fana ini. Ilmu itu cahaya untuk kehidupan kita, ilmu juga yang membedakan derajat seseorang di hadapan manusia lainnya, walaupun setiap manusia di hadapan Alloh itu sama dan yang membedakan hanya derajat keimanan seseorang. Ya, orang yang berillmu dipandang sebagai orang yang terhormat dibanding seorang gembel, tapi pernahkan kita berfikir bahwa ilmu itu bisa kita dapatkan dimana saja dan dari siapa saja, bahkan dari seorang gembel pun kita akan mendapatkan ilmu, ilmu itu tidak hanya kita dapatkan dari orang orang yang bertitel tinggi saja. Dari seorang gembel kita akan mendapatkan ilmu bagaimana untuk bersabar dan bagaimana untuk survive dalam menjalani kehidupan yang kejam ini. Tak salah, jika satu pepatah mengatakan "Kejarlah ilmu hingga ke negeri china" ya itu artinya kita harus mencari dan terus mencari setiap nilai dari kehidupan untuk dijadikan ibrah dan pembelajaran agar kita menjadi orang yang berilmu dan senantiasa berusaha untuk melakukan perubahan perubahan ke arah yang lebih baiknya setiap hari.
Tak salah, ketika salah satu harapan sari orang tuaku yaitu "Jadilah orang yang berilmu dan bisa mengamalkan ke orang banyak". Harapan mulia dua orang malaikat hidupku itu sangat benar adanya kawan, dan mungkin itu juga menjadi harapan setiap orang tua kepada anaknya. Mereka menginginkan agar putra putri tersayangnya menjadi orang yang berilmu dan dapat mengamalkannya ke orang banyak karena ilmu itu cahaya, cahaya yang akan menerangi kehidupan kita untuk menjauhkan diri kita dari jalan jalan kebathilan yang di murkai Sang Pencipta. Dan ketika kita mengamalkannya kepada orang banyak berarti kita telah menerangi kehidupan orang orang banyak.
Sebagai seorang kaum intelektual (katanya), seharusnya kita bertekad dan sungguh sungguh dalam menuntut ilmu yang telah menjadi amanah ini, jangan mau kalah oleh orang orang yang Subhanalloh punya keinginan tinggi untuk menjadi orang yang berilmu walau hanya dengan keadaan yang serba kekurangan. Lihatlah betapa hebatnya, ketika kita melihat para ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) yang bisa meraih prestasi gemilang atas ilmunya, lihatlah para penyandang cacat lainnya yang bisa menjadi insan yang bermanfaat dengan ilmunya. Betapa hebat dan sungguh luar biasa mereka ini, sedangkan kita? Kerap kali kita menyia-nyiakan setiap detik kehidupan kita dan terkadang kita melewatkannya dengan begitu saja, tanpa mengambil setiap pelajaran dari setiap detik kehidupan yang kita lalui.
Mari bangkitlah kawan, kita ini adalah AGENT OF CHANGE, bagaimana bisa kita dapat merubah keadaan dunia ini jika kita tidak berilmu, jika kita tidak mempunyai bekal untuk kehidupan ini.
Sekarang ini bukanlah lagi jaman Jahiliyah yang serba keterbatasan dalam menuntut ilmu, bahkan untuk sekedar mendengarkan tausiyah saja harus sembunyi sembunyi, sekarang ini bukan lagi masa kebodohan!!! Janganlah kita membahayakan hidup kita sendiri dengan menjadi orang yang bodoh!!!
Tekadkan azzam kita, satukan hati kita dalam ikatan ukhuwah ini untuk menjadi Insan Ulul Albab di bumi Alloh ini... :)
HAMASAH!!!

Saat ketemukan si "ghirah" kembali,
Cimahi, 30 Sep '011 10.19 PM

FOKKERMAPI Baduy

Hmm, rindu rindu, rinduuu sekali berbagi cerita di rumah keduaku ini...hihi
Kali ini, aku ingin berbagi cerita tentang pengalamanku beberapa hari yang lalu di suatu tempat yang sangat jauh dari jejak jejak kehidupan, haha.
Ada yang tahu FOKKERMAPI? bagi mahasiswa prodi Ilmu Pemerintahan pastinya udah gak asing lagi denger fokkermapi. Fokkermapi itu Forum Komunikasi dan Kerjasama Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Indonesia.

Bismillah...
Jreng, jreng, jreeeeennnngggg...inilah kisahku. Dua hari yang lalu tuh ceritanya aku baru pulang dari Banten. Banten? yohaaa... Ngapain? belajar debus? haha pinginnya siih gtu, tapi ya enggalah.. Aku kesana tuh jadi delegasi dari kampus buat seminar nasional yang dihadiri oleh mahasiswa Ilmu Pemerintahan se Jawa, Bali, Nusa Tenggara. Seru, seru, seruuuuuu banget, dan kalau bisa di ulang aku pingin ngulang lagi.hihi
Berawal dari tanggal 26 November. Aku, Jannah, A'Frans, Fella, Aky, Asep sama ochi. Kita memulai perjalanan menuju Banten pukul 15.00 WIB (Waktu Indonesia bagian Bandung). Aku bener bener gak nyangka, kalau mulai hari itu petualangan dimulai, serasa menjadi si bolang. Dan aku kira kami memang pantas dikatakan Si Bolang, secara kami orang orang awam yang baru pertama kali melakukan perjalan jauh sampai luar provinsi gtu dan kami bener bener awam gak tahu arah. haha lucu deh... Akhirnya kami mutusin naik Bus Arimbi, itupun atas rekomendasi dari panitia. Di bus, kita tuh sudah seperti kehilangan urat malu, banyak hal konyol yang kita lakukan sampe kita terpingkal-pingkal ngakak, kita bener bener kaya orang udik yang baru melihat kemegahan ibu kota, tunjuk sana, tunjuk sini, ngundang perhatian penumpang lainnya banget, tapi ya bukan kita namanya kalau gak konyol. :D
Atas rekomendasi panitia pula lah, kita turun di tol Adi. Nah, ini nih pengalaman pertama yang bener bener baru aku tahu dan mungkin itu adanya cuma di Banten aja. Sebelum turun dari bis, si kondekturnya bilang "Nanti kalian naik tangga yah, nah disana banyak angkot yang mau ke rangkas, naik aja. Tapi ini mau naik tangga, yang pakai rok hati-hati.." Yang pake rok hati-hati? Nah loh, gue dong satu satunya cewe yang pake rok, tapi kenapa musti hati-hati??? tiap hari gue naik tangga mas, bahkan sampe lantai tiga, tiap hari gue bolak balik ke kelas naik tangga, dan itu gue lakukan dengan pakai rok, jadi ya biasa aja kaliiii... Begitu turun, aku bingung se bingung-bingungnya, celingak celinguk lihat keadaan sekitar, "Loh, kenapa kita diturunin di kebun? mana tangga yang kata si emang tea???" Kita semua bingung, tapi untung kita lihat orang-orang yang jalan ke arah atas, pas aku lihat ternyata OOO EM GIIIII ternyata gada tangga, yang ada itu TARAJE (alat bantu naik yang terbuat dari bambu) pantes aja si kondektur bilang hati-hati aih aiiiiihhhhh, sial! Banten = benten, pantes aja baru sampe udah berasa banget BENTENnya. :D
Dengan perjuangan extra akhirnya aku bisa manjat dan kita melanjutkan perjalanan hingga akhirnya di jemput dan sampai di tempat tujuan di Kabupaten Lebak, Banten. Alhamdulillah yah... :)
Hari Pertama,
Hari pertamaku di Banten masih berasa biasa biasa aja, soalnya aku belum dapet feelnya...haha lagian mungkin karena semalem gak bisa tidur nyenyak juga kali yah, soalnya aku masih adaptasi sama lingkungan disitu. Katanya Hari itu agendanya seminar nasional di Aula Multatuli Setda Lebak dengan tema "Otonomi Asli Desa di Bawah Bayangan Otonomi Daerah". Seminar yang menarik menurutku, ya paling gak menambah wawasanku tentang itu. Yang namanya seminar ya acaranya palingan gtu gtu aja, pembukaan, paparan, sesi tanya jawab, penutupan. Yang paling ditunggu tunggu itu sesi foto foto...haha mo lihat fotonya? yu mariiii....
pemateri (Wabup Lebak, Dosen IPDN, puket 3 Setiabudhi)
ini peserta dari semua univ... :)
delegasi UNJANI dan pemateri
Well, agenda hari pertama seminar dan jalan jalan keliling pasar rangkas cari oleh oleh...hihi

Hari Kedua,
Nah ini hari yang paling aku tunggu...menurut kabar yang aku denger, hari ini tuh kita mulai Camp di Baduy. Aseeeekkkkk mengasyikan sekali bukan? Aku akan belajar hidup dari keramaian kota yang penuh hiruk pikuk, kadang bikin aku muak. Now now, I wanna be free... Free from the polutions, free from a whoop... :)
Untuk sampai di Baduy, tantangannya Subhanalloh sekali yah, tracknya LUAR BIASA. Naik turun gunung, lewati lembah dan itu dilakukan dengan JALAN KAKI. Keren banget gak sih? bagiku yang bukan anak gunung, naik gunung itu berasa banget capenya. Naik turun menyusuri gunung udah membayang bayangi pikiranku, berhasil gak yah aku? Tapi tapi,,,karena somethinglah, I've SUCCEED!!!
Di Baduy, pikirannku bener bener dibuka untuk berpikir keras, kalau hidup itu tak selalu indah dari yang kita bayangkan. Hidup itu butuh perjuangan dan pengorbanan. Lihatlah kawan, betapa hebat anak kecil disana, mereka berusaha bekerja keras untuk hidup mereka waloupun kehidupan mereka tak sama seperti anak anak seusianya. Ketika anak anak kota asik dengan Playstationnya, Pokernya, PSPnya, sementara mereka jangankan bermain megang atau mungkin lihat aja belum pernah, tapi mereka gak pernah ngeluh atau menyesali keadaan, hidup mereka bahkan terlihat sangat menyenangkan dengan dunia mereka sendiri, sungguh ada rasa iri di hati ini... aku ingin seperti mereka yang selalu memancarkan raut raut kebahagian dari wajah polosnya, larangan yang mereka jalankan tak dijadikan beban, cukup dengan kata "Pamali" mereka tetap jalani hidupnya dan seakan ingin mengatakan pada kita "ini loh dunia kami, kami asik dengan dunia kami..." aaaahhhh sungguh aku iri dibuatnya... :(
Anak kecil lagi nenun :)
narsis bangun tidur di baduy, udaranya alami banget, suka :)
mandi ke sungai yuuu :)


Really...I'm happy in there...bener bener berasa banget back to nature-nya... Mandi, makan, tidur, nyuci semuanyaaaa serba apa adanya. Keren banget tau, usaha mereka untuk mempertahankan kebudayaan itu bener bener harus dikasi apresiasi yang luar biasa. Bayangkan aja, mereka masih bisa hidup jauh dari teknologi di jaman yang udah bener bener serba teknologi ini, dari mulai yang ecek-ecek, canggih sampe mutakhir semua orang kenal, tapi mereka? jangankan ngenal teknologi, lampu aja gada.
Unik lagi baduy itu, aku suka banget pokonya. Mereka punya ciri khas tersendiri dan itu yang membedakan mereka dengan kita semua, mereka orang orang yang me-marginalkan diri dari keramaian dan hiruk pikuk gemerlapnya keramaian dunia. Coba deh perhatikan di foto-fotoku itu, lihat semua bangunan rumah-rumah warga baduy. Sangat jauh dengan potret potret rumah di kota, rumah mereka sangat sederhana yang hanya terbuat dari bambu dan rumahnya itu menyerupai rumah rumah panggung dan uniknya semua bangunan di daerah baduy seragam mulai dari bentuk, bahan baku bahkan khusus untuk baduy dalam posisi rumahnya pun searah semua. Ntahlah apa filosofinya, tapi ya itulah kenyataannya, adat disana bener bener di lestarikan.
Suku baduy dikepalai oleh seorang kepala suku yang biasa disebut dengan Jaro. Mereka sangat patuh terhadap semua perintah joro, orang orang suku baduy itu tertutup, mereka tidak akan menjawab setiap pertanyaan yang kita tanyakan jika belum ada ijin dari sang Jaro. Jika ada yang bertanya pada mereka, dengan polos mereka akan menjawab "teu wasa" atau dalam bahasa indonesia "tidak berani/tidak berkuasa untuk menjawab". Suku baduy itu menganut agama sunda wiwitan yang berarti, mengaku adanya Gusti Alloh dan menjalankan syariat pebidahan sesuai adat. 
Keren keren, aku memang perlu lebih lama lagi tinggal disana biar aku bisa belajar untuk hidup sederhana dan tentunya aku akan lebih memaknai hidup. Aku juga banyak belajar dari kawan kawan IP univ lain, makasih ya kawan... 5 hari bersama kalian terasa sangatlah singkat, tapi tak apa, paling tidak aku punya banyak oleh oleh pengalaman dan pelajaran berharga yang aku dapet saat bersama kalian. Aku gak pernah nyesel ikut FOKKERMAPI... :) 
nice to meet all of you... i can't forget the moments with you friends... the days with you is very fun... wanna go to baduy again... :)


#sebenernya banyak yang ingin aku share dan uploadin foto fotonya juga, tapi modemku lagi lemot banget, jadi ya seadanya aja lah... :)

Dalam bayangan di baduy, bersama fokkermapi,
Cimahi, 03 sep'11 10.20 PM.

Apa Kabar Palestinaku? Apa Kabar Gazaku?

Apa kabar Palestina, apa kabar Gaza?

Pagi ini, ku jalani pagiku dengan semangat yang luar biasa. Tenang, tentram, nyaman, senang rasanya. Sepiring nasi dan ayam goreng dengan segelas susu yang menjadi sarapanku pagi ini. Di iringi alunan senandung pembangkit ghirah semangat, ya ya diiringi senandungnya Shoutul Harokah. Indah sekali hidup ini Ya Rabb... Tak henti hatiku bersenandung Maha Suci Engkau Rabbku... :)
Tiba tiba saja, alam nalarku terbang jauh kesana, ke negeri islam yang mungkin sedang terluka.
Apakah mereka merasakan hal yang sama dengan yang aku rasakan pagi ini? Apakah saudaraku disana masih bisa sarapan dengan tenang? Apakah mereka masih bisa terbangun dari tidurnya dengan senyuman? Apakah mereka pagi ini siap untuk pergi ke kampus atau sekolah untuk mencari ilmu?
Apa kabar saudaraku? Apa kabar Palestinaku? Apa kabar Gazaku?
Masihkah Zionis terkutuk menganggu hidupmu? masihkah mereka melakukan aksi tragisnya?
Miris, sungguh miris ketika ku hanya bisa menyaksikan berbagai macam penderitaan, pembantaian yang dilakukan oleh yahudi terhadapmu. Namun apa daya, aku tak bisa melakukan apapun...
Pernah suatu hari aku berkhayal, aku ingin menjadi Mujahiddah yang terjun kesana ikut membela kalian, aku ingin syahid di jalanNYA. Aku ingin membuang rasa takut dan getar, aku ingin menjadi mujahiddah yang setia membelamu, yang hidup mulia hingga ajalku menjelang. Betapa hebatnya aku, betapa perkasanya aku, ketika aku bisa memegang senjata dan ikut terjun memerangi kaum Laknatulloh itu, subhanalloh... tapi khayalanku tetap khayalan belaka, semua itu hanya sesuatu yang tak mungkin, tak mungkin!
Ntah sudah berapa nyawa yang meregang dalam aksi pembantaian zionis, mungkin 1000 mungkin 2000 atau mungkin lebih banyak lagi. Sudah berapa ribu saudaraku yang terdzolomi kekejaman yahudi bangsa syaitoni? Ketika aku menyaksikan video video aksi terlaknat itu, ketika aku melihat anak anak kecil yang menangis ketakutan mendengar deru bom atom, ketika mereka kehilangan rumah rumahnya, ketika mereka melihat orang tuanya meregang nyawa di depan mata mereka, ketika teriakan takbir bersama deru bom, ketika ketika ketika... Ntah sudah berapa banyak aksi aksi tragis itu, terus berlangsung.
Dimanakah sifat kemanusianmu wahai zionis laknatulloh? Dimanakah letak moralitas kalian? kalian tak ubahnya seperti binatang buas yang dengan mudah tanpa rasa belas kasihan sedikitpun memangsa incarannya.

Malam tadi, aku terima sms dari teman seperjuanganku, beliau memintaku untuk memberikan vote untuk kebebasan Palestina tercinta. Dengan cekat jari-jariku mengetik alamat webb yang diberikan olehnya, ntah sudah berapa kali aku memberikan vote itu. Tapi, itu tetap saja tak mengurangi penderitaan Palestinaku. Aksi apalagi yang harus kita lakukan? Cucuran peluh sudah banyak keluar dari tubuhku ini, hanya untuk meneriakan takbir ketika mengikuti aksi untuk membantu meringankan bebanmu duhai saudaraku...
Menangis jiwa ini, melihat engkau terluka, melihat engkau tersiksa, sungguh...
Untukmu jiwa jiwa kami, wahai Al-Aqsa tercinta...
Aku ingin berjuang, demi kebangkitan islam...
Bangkitlah Mujahidd,,,hentakan rasa takut dan getar walau raga telah meregang nyawa karena Alloh telah janjikan surga untukmu mujahid setia...
Kobarkan api peperangan suci, yakinlah kemenangan janjikan di dadamu, bangkitlah wahai pemuda, jangan lalai oleh buai dunia, disana ada negeri islam terluka... :)

Untukmu saudaraku, bersabarlah yaa ashabi...
Yakinlah pertolongan Alloh itu nyata,,,untaian do'a akan terus mengalir dari kita disini wahai saudaraku...
Kalian tidak sendiri, seluruh umat muslim di penjuru dunia akan bersatu dalam naungan mahabbahNYA untuk membela, untuk meneriakan takbir atas kemenanganmu... ALLOHU AKBAR!!!

Ngebolang bersama Akhwat akhwat perkasa...

Hmm, akhirnya aku posting juga karena aku tak tahan untuk tidak memposting cerita ini. Hei Teh Santi bener tuh kata teteh "Lihat deh, nanti cerita ini bakal ada di blognya...haha" bener bener, anda emang peramal hebat Teh!!! sampe sampe dibacain Al-Fatihah aja setan ketawa...haha apa siiiihhhh....biarin dong, inikan tempatku bebas dong aku mau lakuin apapun sesuka hatiku toh gada larangannya ko, ya ngga?haha
Cerita ini, gak mungkin gak aku tulis karena ini pengalaman pertamaku menyusuri tempat yang "Smell not good" haha maksakeun sekali itu bahasanya, kan kata mereka juga it's english time,,,jadi mau ngacapruk juga ya gak masalah, bener gak hei para akhwat akhwat unik nan aneh (Teh Santi, Teh Dewi, Teh Ipiet dan Dek Nunik)? haha peace yah....
Kemaren, kira kira jam 4an, aku bergegas meluncur menuju Rumah Belajar Sahaja Cimahi untuk menghadiri pengajian mingguan di rubel, tahu gak? padahal sore itu lagi ujan, tapi aku gak bisa nolak keinginan hatiku buat menyambangi mereka adik adikku yang dekil nan kumal karena hari sebelumnya aku gak dateng yaa alesannya sepele cuma ujan gede, haih haih aku seperti kecanduan rubel..haha alaaayyyyy...
Lanjut kawan, setibanya aku di rubel iih wow ternyata tak terlihat seekor relawanpun disana. Ntahlah mereka kemana, mungkin ada agenda lain yang tak bisa di tinggalkan. Ku hampiri Miko yang sedang maen air di teras, "Ko, kaka2 yang lain kemana?kok gada siapa2 sih.."
"Ga tau ka, da ga ada yang dateng" sambil tetap maen air.
"Lah, emang ga ngaji kalian?"
"Ga tau ka, pa ustadnya juga gada." dingin banget dia jawabnya, haih kamu iniiiiii....
Nah loh, terus aku ngapain kesini? disini gada sapa sapa dan parahnya gada pengajian, haduuuuuhhhh cape deeeehhhhh.... :(
"Teh dimana? aku ke rubel ko gada sapa2? emang gada pengajian?" message yang hendak ku kirim pada Teh Ipiet sang kepala plus sesepuh. Tak lama ku menunggu Teh Ipiet pun bales "Pengajjian dipindah ke jumat. Bentar lagi Dewi sama Santi ke rubel. Kamu mau ikut ke ciroyom?"
Wew, ke ciroyom? ngapain? (dalam benakku). Tak sempat ku balas message itu, eeh Teh Dewi dan Teh Santi dateng saat aku sedang riweuh sama si Bayu yang aku suruh buat isi pulsa, karena pulsaku saat itu bener bener empty.
"Teh, mau ke ciroyom?katanya ada rapat" ntah itu pertanyaan buat siapa diantara keduanya, yang jelas aku nanya ke dua duanya perihal siapa yang jawab terserah, yang penting harus ada jawaban. "Gak tahu, aku mah fifty2 euy.."jawab Teh Dewi. "Sarua aku oge wi..kamu gimana noer?" Teh Santi malah nanya sama aku.
"yeey, aku mah gimana kalian, kalo kalian mau ya aku mah hayu." haha ya iyalah aku mah gimana mereka orang aku gak tahu jalan....
Pikir pikir dan terus pikir jadi ga ke ciroyom (padahalnya mah sibuk masing masing, Teh Dewi tetelponan, Teh Santi momodelan pake higlheels gals...haha gue riweuh pulsa gak masuk masuk) Dan ternyata, Teh Ipiet dateng, tapi kita belum punya jawaban, tapi gak tahu kenapa pokona mah jadi weh berangkat ke ciroyom. Aseeeekkkk aku mau ke ciroyom, kan belum pernah tuh...haha
Sambil nunggu Dek Nunik, kita jalan menuju Pure, nah selama nunggu aje gileeee mereka ternyata gokil banget, nah ini akhwat bukan sembarang akhwat, karena mereka akhwat unik nah aneeeehhhh..haha
Pertama, kita ngetawain si emang ojeg yang udah jadi musuh bebuyutan kita disitu, biasalah mereka gak suka sama anak anak, dan karna kita ga terima ya alhasil sering ada pertikaian kecil gtu deeeehhhh, maklum namanya juga lagi Fastabikul khairat, pasti banyak rintangan yang menghadang toh... Cerita si mang ojeg lewat, nah ini cerita yang malu maluin nih...
"Tis....tis..."teriak Teh Dewi sambil lambai lambai tangannya, wah ternyata dengan spontan Teh Ipiet ngikutin dan parahnya itu di jalan looohhh... Aku dan Teh Santi yang lihat ulah mereka ketawa ngakak, iyalah orang yang di panggil itu gak jelas siapa, itu sih akal akalan Teh Dewi aja mau jailin teh ipiet. Karena malu, Kita semua ketawa semua eeeh tapi taunya si orang yang di panggil itu ternyata bener loh, orang yang Teh Dewi maksud, haha ya aku kan gak tahu yah.
Kekonyolan ini tidak berakhir begitu saja kawan, selama nunggu Dek Nunik di pure, kita ketemu anak jalanan yang rada rada autis gtu...
"Heh kamu, siapa kamu teh?" kata Teh Ipiet ke anak itu.
"Aku teh?" jawab si anak itu.
"Iya, siapa namanya? Laras kan?"
"Iya Laras teh."
"Loh, kerudungnya mana? ko dibuka sih?"
"hareudang teh..haha"jawabnya sambil ketawa
"Ah, maneh mah dasar. Sok nyanyi geura..."
ih wow, ternyata dia nyanyi loh nyanyinya itu lucu banget... "hayang kawin win win...hayang kawin...anu pake baju beureum,,,cantik molek..." haha kita ketawa semua ngeliat ke arah Teh Ipiet, dengan gaya yang GR gtu, si Teh Ipiet kesenengan dibilang cantik. Kita malah ngeledekin...haha
Eh sayang, anak itu harus pulang pas ada angkot. "Dadah teteh..." sambil melambaikan tangannya.
Tak lama kemudian, Dek Nunik dateng. Dan karena waktu udah sore, jadi kita putusin naik kereta. Aseeeeekkkk ini kali pertamanya aku mau naik KRD..haha
Setelah melewati kios kios kecil menuju stasiun akhirnya kita sampai di stasiun dan mata kita langsung tertuju pada anak kecil yang tadi, si Laras...dan anehnya, dia saat itu jadi tontonan banyak orang yang ada di stasiun karena dia lagi pegang uang, gila dong uangnya cepean semua, banyak lagi, kalau gak salah sekitar 2jutaan deh, gaya tuh anak. Kita kaget dong, darimana dia punya uang sebanyak itu. "Nyuri????"
"heh kamu, itu uang siapa?"tanya kita serempak.
"Uang abi atuh teh, meunag ngamen..."
"Hah, ngamen sebanyak itu?"tanyaku heran.
"ieu teh uang meunang ngamen pas lebaran ku abi disimpen terus dituker ka bank"
Haduh, dasar yah anak ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) itu jawabannya ngocol ngocol. Aah udahlah, lupakan masalah uang, kita tahu uang itu pasti uang orang tuanya karena katanya dia itu anak orang kaya, dia itu dulunya model loh... Dia lihatin foto fotonya waktu jadi model dan ternyata dulu dia itu cantik...beda banget sama sekarang.
Lanjut cerita, akhirnya dia nyanyi lagi, seperti tadi, dia nyanyiin lagu yang tadi. Nah ini nih, season yang bikin aku seneng, haha bukan seneng tapi ngerasa lucky...
"Anu pake baju beureum, menuni geulis..." wah itu mengarah ke teh ipeit lagi, wew ah...
"Anu pake baju koneng meuni geulis..."haha itu aku...
"Anu pake baju koneng, sendalna goreng patut..."haha udah di puji dibilang sendalnya goreng patut, dasaaaarrrr...
"Sok atuh ganti, tong baju beureum jeung koneng wae..."
"Anu pake baju coklat...mukana siga anu stressss..."
haha langsung semua mata tertuju pada Teh Dewi, asli kita gak berhenti ngakak...
"Anu pake baju koneng jeung beureum siga dokter...tapi nu baju beureum mah begang..." haha ini kesekian kalinya aku dipanggil dokter, ntah kenapa yah, udah sering orang yang ngira aku anak kedokteran padahal aku tuh gada tampang dokter2nya sediktpun... Hmm, sepertinya semua orang tahu, kalau cita citaku dari dulu ingin jadi dokter, tapi Alloh berkehendak lain dan mengharuskan aku untuk berkiprah (halah alay) ke dunia politik padahal belum jadi elite politik...
tak lama, KRD yang kita tunggu pun dateng. "Dadah Laras...kita pergi...."
Well, cerita konyol pun masih terus berlanjut bahkan ketika di dalem kereta. Mulai dari cerita lempar lempar upil, sampe ngobrol pake english yang rada maksakeun dan nyeritain cerita konyol anak anak di rubel. Perjalanan menuju Ciroyom terasa begitu singkat, karena sepanjang jalan kita ketawa ketiwi kaya orang stress...
Setibanya di coroyom, subhanalloh it's really really smell not good...haha taulah gimana di ciroyom segala ada, dan baunya luarrrrrrrrr biasaaaaaaaa....
Di ciroyom, rapat rapat merapat membahas permasalah seputar rubel, ntahlah aku kurang mengerti permasalahan apa yang lagi dibahas itu karena sebelumnya aku memang tak tahu menahu tentang itu. Yang lagi aku bayangin saat itu pulang naik KRD, sensasi naik KRD membayang bayangi alam nalarku, maklum soalnya aku kan baru pertama kali...haha
Dari atap menuju stasiun aku sangat semangat, sambil lari lari karena takut ketinggalan kereta eeh ternyata kita sampe sana KRD belum dateng, sambil nunggu KRD kita makan gorengan. Keren, kita memang akhwat perkasa, mana ada akhwat jam 9 malem masih keluyuran di stasiun.
Tapi, bener aku tak bisa berhenti bersenandung dalam hatiku, Maha Suci Engkau Ya Rabb... Sepanjang perjalanan di sekeliling alam terpukau aku membaca pesan atas kebesaranMU Ya Rabb...
Hari hariku begitu menyenangkan, dendang hatiku selalu Segala Puji BagiMu Rabbku...sungguh tiada terkira nikmat yang Engkau berikan padaku, nikmat yang sungguh luar biasa tiada label harga untuk setiap nikmat yang Engkau anugerahkan... Rabb, Rabb, Aku sangat MencintaiMU...
QUOTE OF TODAY:
"Dan Nikmat Tuhanmu manakah, yang Engkau dustakan?" :)

Ketika Jatah Hidup Semakin Berkurang :'(

Di sepertiga tadi malem, aku terbangun gara gara denger suara henpon terus berdering, ntahlah dari siapa itu, hampir semua nomor tak di kenal menelponku... Ketika ku lihat, ooowwww ternyata ada 9 new message, ku buka satu persatu dan JRENG JRENG, semua isinya ucapan "MET MILAD" bahkan ada yang sms gini "Met Milad ukhty cantik, semoga Alloh selalu memberkahi hari hari anti ya ukh,,dan semoga Allo mendekatkan hati ana dan anti" #aku ga tahu itu sms dari siapa... Aku shock dong, emang iya ini hari lahirku? #garuk garuk kepala gak gatel,,,hoho lihat kalender, ih wow ternyata bener, hari ini tanggal 17 OKTOBER!!! haha 
Aku selalu lupa tiap jatah usiaku berkurang, mungkin karena udah jadi kebiasaan yah, keluargaku di rumah tidak mengenal tradisi ulang tahun, aku sama sekali belum pernah dibikinin mama kue ulang tahun, kata mama itu bukan tradisi orang muslim! Eh, tapi pernah ding, ulang tahunku dirayain, aku inget sekali, dulu jaman aku TK ketika usiaku menginjak 5 tahun, mama rayain ulang tahunku di sekolah. Hari itu Papa bener bener marah sama mama, tapi mama berusaha membela diri, kata mama itu udah jadi tradisi di TK-ku jadi kalau ada siswa yang ulang tahun harus dirayain di sekolah kalau gak gurunya baeud, nilai dikurangin dan orang tua siswa yang lain ngomongin deh, beuh ada ada saja yah? Perayaan ulang tahunku saat itu sengaja mama sembunyiin, mama ga ngasih tahu papa soalnya kalau ngasih tahu papa pasti gakan setuju, dengan modal uang tabungan mama, mama nekat ngerayain ultahku. Aku benar benar senang sekali saat itu, karena udah berkali kali aku ngerengek sama papa untuk merayakan ulang tahun, tapi papa dengan tegas menolak "TEU AYA ULANG TAHUN! Nu sok ulang tahun mah sanes islam" begitulah kilah papaku. Sontak dong, aku yang masih cengeng #tapi imut imut, haha nangis, ngadu ke mama, mama nenangin aku dan bilang "Ntos geulis, kin urang rayakeun nya, tapi neng tong wawartos ka papa nya sayang?" asiiiiiikkkkk senang bener bener senang, saat itu mamaku bener bener kaya bidadari yang ada di pilem Lala yang selalu ngabulin permintaan si Lala..haha mamaku bidadariku...
Semakin aku beranjak dewasa semakin aku mengerti kenapa Papa melarangku, ya yah aku mengerti. Mulai SD aku gak pernah menghadiri pesta ulang tahun teman temanku, kecuali kalau temanku merayakan di sekolah ya aku terpaksa ikut karena ga mungkin dong aku bolos cuma gara gara ada temen yang merayakan ulang tahun di sekolah, dan aku pikir papa ga tahu, jadi gakan marah. Haha nakal yah aku...
Apa yang papa terapkan padaku ternyata bener bener mendarah daging hingga ku SMA, bahkan ketika di SMA aku pernah di musuhin temen temen cuma gara gara aku ga pernah hadir ke pesta ulang tahun temen temenku, kebetulan saat itu di kelasku mengenal tradisi makan makan, jadi bagi siapa yang ulang tahun, wajib hukumnya mengundang makan temen temen sekelas ke rumahnya, nah saat itu aku belum pernah sekalipun menghadiri, awalnya aku menolak dengan alasan "maaf, aku ada les" atau "maaf aku ada urusan" pokonya berbagai alasan aku ungkapin, awalnya teman temanpun ga masalah dengan alasanku itu, tapi lama kelamaan mereka curiga, karena tiap ada undangan acara makan makan aku selalu mengeluarkan alasan, sampe akhirnya diadakan rapat kelas. Rapat kelas itu membahas, masalah kelas yang katanya kita ga kompak, wah aku ga sangka ternyata kebiasaanku tidak menghadiri acara kelas itu jadi salah satu topik ketidak kompakan di kelas. Aku nangis, bener bener sedih teman teman kelasku bilang aku ini gak kompak, aku ini gak mau partisifasi sama acara kelas, padahal Wallohi bukan itu alasanku kawan,,,aku takut, bukan masalah aku gak ingin kompak sama kalian tapi itu masalah aqidah, aqidahku tak bisa di ganggu gugat, memang itulah yang harus aku tegakan. Maaf, hanya itu yang bisa ku ucapkan pada mereka. Dan beruntunglah sahabatku mengutarakan alasanku pada teman teman di kelas, dan alhamdulillah mereka akhirnya memahamiku. :)
Hari ini, jatah usiaku untuk hidup di dunia berkurang lagi. Tadi di kampus, aku di kerjain, sebenernya hari ini ga ada jadwal ngampus, tapi hari ini ada jadwal rapat himpunan. Jadi ya terpaksa aku harus ke kampus, begitu sampe di kampus, best friend aku Si De'Jannah dan Si Teteh Onyon ngerjain aku abis abisan, aku dianiyaya sama mereka, mulai dari mukulin aku, nimpukin aku, lemparin aku pake batu, nyubitin aku, nendangin aku, nyiramin aku, ludahin aku, sampeeee tabokin aku pake sapu.haha ga deng lebay, mereka cuma acak acak kerudung aku sampe ga karuan, sampe bener bener ga kobe banget, haaasssss kalian ini selaluuuuuu bikin ulah...
Tadi rapat himpunan, dengan tema membahas program kerja, dan persiapan buat Stadium General, setelah rapat selesai, biasa kan ada cuap cuap dulu dari kahim dan yang lain untuk sekedar ngasih info dan lain lain. Sampe pada info yang di sampaikan oleh sang wakil ketua himpunan, beliau memberitahukan pada kami tentang musibah yang sedang menimpa senior kita karena katanya senior kita itu sedang sakit, padahal kita semua udah tahu info itu karena tiap rapat di umumin, bahkan tadi sebelum rapat di mulai ketua himpunan udah memberitahukan dan meminta kita untuk medoakan agar beliau lekas sembuh. Aku sih acuh yah, sedikit gak dengerin soalnya aku udah pingin cepet cepet pulang tapiiiii tiba tiba sang wakil kahim yang sedang berbicara di depan memanggil namaku untuk memimpin do'a "Silahkan kepada Ketua Divisi kerohanian memimpin do'a untuk kesembuhan kang otoy" Whaaaattttt aku yang lagi ketawa ketawa karena dijailin mereka, langsung mingkem dengan wajah beloon, "hah aku???ko aku siiiihhhh????" lirik kanan kiri kedua best friendku tertawa puas, udah kebiasaan kita kalau dibikin malu kita pasti diketawain, dan hari ini jatah aku. Aku ragu untuk ke depan, males rasanya, tapi seniorku di depan marah marah "Ayo dong cepet, jangan lelet, jangan manja!" Nah loh, ada apa ini? kenapa tiba tiba pada marah sama aku? apa salah aku? makin males ke depan, aduuuuhhhh itu lihat muka sangar mereka yang secara tiba tiba bikin aku dag dig dug gak karuan, aku semakin bingung tadi semuanya baik baik saja, dan rasanya aku gak membuat kesalahan yang patal rapat kali ini, tadi aku cuma ketawa ketiwi biasa dan itupun gak hanya aku. Akhirnya mau gak mau, aku harus ke depan, profesional dong, masa kadiv rohani disuruh mimpin do'a aja gak mau.
Pembacaan do'a selesai, dan belum juga aku kembali ke tempat mereka sudah sorakin aku "Selamat ulang tahun,,,,bla bla bla" kaget dong, ternyata ini cuma skenario. Haduh, gimana yah? aku kik kuk dibikinnya, ckckck
Tadi mama sms, katanya ada Pak pos yang ke rumah anterin kado, dan disitu tertulis ucapan Happy Birthday, wish u all d'best. Aku bingung, ntahlah itu kado misterius dari siapa.

Apapun, yang mereka lakukan, bagiku tetaplah jalani hidup dengan keyakinan dan kepercayaan masing masing untuk masalah aqidah tak bisa tawar menawar, karena aqidahlah pondasi hidup kita. Jazakumulloh khairan katsiran untuk semua teman temanku yang mendo'akanku hari ini, walaupun sebetulnya aku mengharapkan doa itu tak hanya hari ini saja, karena seharusnya kita berdoa itu setiap waktu, namun kebetulan kebanyakan dari mereka mendo'akan aku di hari lahirku, ya hari ini. Tak apalah... :)

Ya Rabb...semoga di jatah usiaku yang semakin berkurang aku tetap berada di jalanMU, berada di bawah naungan MahabbahMU...
Semoga di usiaku yang semakin dewasa (semoga) ini, aku bisa lebih memaknai hidup untuk terus berjuang di jalanMU, tetap menjalankan syariatMU...Semoga selalu tersimpan namaMU di palung hatiku yang terdalam dalam setiap hari hariku menjalani aktifitas...
Pintaku Ya Rabb, jadikan aku akhwat yang tangguh, jadikan aku akhwat yang teguh menjaga aqidah dan kehormatanku, benteng Rabbani menjadi perisai yang selalu ku bawa..aamiin

Teruslah Menulis :)

Alhamdulillah, terima kasih ya Rabb,,, malam ini aku masih diberi kesempatan untuk kembali menggerakan jari jariku di atas tubuh mungil si nobi. Setelah penat seharian beraktifitas di kampus hijau tercinta dan kini, malam ini, ku putuskan untuk mencari referensi untuk tugasku. Ketika ku mulai konekan inetku. Yang pertama ku lakukan adalah membuka emailku, karena aku lagi menunggu saran dari salah satu dosen favoriteku untuk tulisan yang semalem ku kirim via email kepada beliau.
Awalnya aku tak punya banyak keberanian untuk mengirimkan tulisanku yang bagiku tulisan tulisanku itu tulisan amatiran dan tak pantas untuk dibaca orang orang selevel beliau. Tapi, keberanianku mulai termotivasi ketika beberapa hari sebelumnya aku sempat berdikusi dengan beliau. Beliau dosen yang profesional, dosen yang benar benar memiliki kadar keilmuan yang luar biasa, aku suka cara beliau memaparkan materi yang sama sekali gak membosankan karena dalam setiap wejangannya beliau selalu memberikan pengetahuan pengetahuan baru untuk kami. Usai jam kuliah selesai aku berdikusi dengan beliau, mengenai Kepemimpinan Pemerintahan. Diskusi yang asik menurutku, karena dari situlah aku termotivasi untuk terus menulis dan menulis. Sampai akhirnya beliau memintaku untuk mengirimkan tulisanku melalui email setiap hari. Oh, tantangan yang luaaarrrr biaza membuatku termotivasi untuk menjadi seorang sastrawan yang peduli akan persoalan persoalan sosial dan menjalaninya dengan serius, seperti kata beliau "Kita itu harus focus!".
Aku meminta saran beliau, untuk tulisan pertamaku yang baru semalam ku kirim kepada beliau, dan beliau menanggapinya, alhamdulillah terima kasih ya Rabb, sangat menyenangkan karena tulisanku dikomentari oleh salah satu dosen favoriteku, seorang dosen yang luaaaarrrr biazaaaa, u're great teacher sir!

Komentar Sang Dosen:
wow, verry good.  i have a student that ambitious for your future. i am happy. please start step by step for your capability. insya Allah. apapun yang kita inginkan kalau energi yang diberikan cukup untuk mendapat itu, pasti tercapai.
Noer, tulisanmu sangat menarik, bahasanya mengalir dan mampu menggugah. Tulisan seperti itu memiliki potensi dimuat dimedia massa,
intuisi menulis sudah bagus. gimana cerita kamu bisa menyusun bahasa seperti itu? apakah memang kamu sudah membiasakan menulis sejak kecil, sd atau smp, atau sma. Beberapa saran yang harus diperbaiki.
Pertama, dalam menulis artikel yang memungkinkan nur menjadi pemikir serius adalah apakah nur mau jadi pemikir serius atau lebih senang sebagai sastrawan yang peduli persoalan-persoalan sosial. Ini merupakan pilihan yang harus diambil, sesuai dengan hati nurani yang dimiliki. Kalau nur nyastra, maka sebenarnya yang paling dominan adalah mempermainkan rasa bahasa (taste bahasa), mengatur logika sosial dan bahasa. Tetapi kalau menjadi pemikir sosial yang  handal, maka membutuhkan kemampuan memetakan data, fakta dan analisis, teori dan dekontruksi teori bagi kepentingan Indonesia.
Kedua, kalau itu sudah dipilih, maka disarankan membuat tulisan yang kuat faktanya, analisis dan teorinya. Misalkan krisis kepemimpinan (kira-kira apa data yang mendukung kita mengalami krisis kepemimpinan, contoh jumlah kepala daerah yang terlibat dalam korupsi, elit DPR yang seringkali melakukan kunjungan keluar negeri, fasilitas elit-elit yang semakin mewah, dan bahasa politik yang dimunculkan yg mencerminkan tidak adanya lagi "politik kharismatik" yang dijalankan oleh politisi Indonesia.
Ketiga, kaitkan dengan kepentingan bangsa, yaitu bangsa ini sedang membutuhkan pemimpin yang hebat dalam berbagai lapangan, pemimpin yang mampu menghadirkan perbaikan dimana-mana, mampu mengelimiir berbagai persoalan.
Keempat, kembalikan kepada nilai-nilai yang penulis yakini, yang mampu menyelesaikan persoalan leadership itu sendiri.

Saran yang sangat menggugah, sungguh. Dan ntah energi apa yang baru saja terhempas masuk pada rongga rongga tubuhku secara langsung masuk dan mengalir mengikuti aliran nadiku yang terus mengalir dan menjalar ke seluruh dendrit, dan ternyata energi itu MOTIVASI. yah, motivasi untukku, untuk terus melakukan perbaikan dan perbaikan untuk kehidupan yang lebih baik, tanpa sedikitpun mengeluh, tanpa sedikitpun membiarkan waktuku terbuang sia sia untuk hal yang tak penting. Aku ingin sukses, dengan predikat kesuksesan yang sesungguhnya tidak hanya cuap cuap belaka atau bahkan hanya sekedar impian dan kemudian dilupakan, tidak! Aku harus bisa, aku pasti bisa dan aku yakin bisa! Bismillah, semoga Alloh selalu membimbing langkahku dan meridhoi setiap aktifitas yang ku lakukan dimanapun dan kapanpu. aamiin :)
#Semoga ini tak menjadikanku puas dan merasa bangga, tapi ku jadikan sebagai motivasiku untuk terus dan terus menulis...

Ma'rifatulloh yuuuu... :)



Di keheningan malam ini, aku benar benar tak bisa memejamkan mataku. Padahal besok jadwal kuliahku pagi, terlebih air di kostanku macet, harusnya aku tidur lebih cepat tapi mataku benar benar tak bisa diajak kompromi. Harusnya aku mulai posting dari bada magrib, cuma karena aku harus memberikan hak pada perutku dulu setelah seharian dibiarkan bernyanyi riang, hihi (shut namanya juga shaum)
Malam ini daripada ga bisa tidur dan mengerjakan yang ga bermanfaat, ku putuskan untuk membaca materi yang besok akan aku berikan pada adik tingkatku dalam mentoring. Materinya mengenai Ma'rifatulloh.
Apa itu Ma'rifatulloh?
Ma'rifatulloh adalah mengenal Alloh. Lalu, apa kita tahu siapa Alloh itu? umat muslim pasti menjawab Allohh itu Tuhan kita, yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya, bukan begitu?
Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: “Siapakah yang menjadikan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?” Tentu mereka akan menjawab: “Allah”, maka betapakah mereka (dapat) dipalingkan (dari jalan yang benar). Q.S. Al Ankabut 29:61
Emang Alloh itu ada yah? wih, naudzubillah yah orang yang tidak mempercayai adanya Alloh itu termasuk golongan orang orang kafir, naudzubillah...
Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu. Q.S. Al An'am 06;101

Sebagai orang muslim, kita wajib mengenal Alloh, Rabb yang menciptakan kita. Rabb yang memberikan kita penghidupan, Rabb yang mengatur skenario hidup kita. Bagaimana tidak, Alloh yang menciptakan kita tapi kita tidak mengenali Sang Maha Pencipta. Sungguh orang yang seperti itu termasuk orang yang sombong. Ma'rifatulloh (mengenal Alloh) adalah pondasi kehidupan ruhiyah kita, dengan ma'rifatulloh kita akan tahu tujuan hidup kita dan dengan ma'rifatulloh pula kita akan merasakan kehidupan yang lapang, subhanalloh sungguh sangat menyenangkan. :)
Mengenal Alloh itu, tidak hanya dengan kita hapal asma dan sifat Alloh (asmaul husna) saja, tapi kita juga harus menyakini bahwa Alloh itu benar benar ada. Adapun jalan untuk mengenal Alloh: melalu akal sehat (Q.S. Ali Imran 190-191), melalui para Rosul (QS. Al Hadid 25) dan tentunya melalui asma dan sifat Alloh (QS Al Isra 110)
Dengan mengenal Alloh, kita akan merasakan kebebasan, kenenangan juga aman. Kita juga akan mendapat kehidupan yang baik dan memperoleh jannah, subhanalloh sungguh sangat tidak merugi orang orang yang mengenal Alloh. Orang orang yang selalu menjadikan Alloh tujuan hidupnya, orang orang yang selalu menghadirkan Alloh dalam setiap gerak gerik kehidupannya. Mudah mudahan kita termasuk di dalamnya, agar jannah yang kita raih. aamiin :)

Tengah malam, Cimahi
fri, 14 oct '11 (00.20 PM)

Krisis Leadership

Keating (1986:9) mengatakan bahwa kepemimpinan itu adalah merupakan suatu proses atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama. Sedangkan pemimpin adalah orang yang melaksanakan kepemimpinan.
Ketika kita berbicara mengenai kepemimpinan, semua orang pasti mengernyitkan keningnya. Entahlah, mereka (masyarakat) seakan sudah gak peduli bahkan gak mau tahu lagi tentang itu. Berbagai polemik yang kerap kali terjadi membuat mereka seperti ini, mereka seakan tak mau lagi ikut andil dalam masalah ini, padahal mereka mempunyai hak untuk bersuara, tapi kini mereka hanyalah korban, mereka tak lebih hanya sebagai budak yang terpaksa mengikuti keputusan "tuannya". Inilah krisis kepemimpinan, dimana seorang pemimpin tak lagi menjadi seorang pemimpin yang hebat, yang mengerti apa yang rakyat inginkan, yang bisa memberi kesejahteraan kepada rakyatnya, dan tentunya lebih mementingkan kepentingan pribadinya. Kita benar benar telah kehilangan figur pemimpin yang kita harapkan sehingga generasi penerus tidak mempunyai gambaran citra seorang pemimpin yang baik, padahal dalam pelajaran Kewarganegaraan yang kita pelajari sejak saat sekolah dasar kita diberikan pelajaran bagaimana jadi pemimpin yang baik, walaupun tidak secara gamblang dijelaskan namun itu cukup untuk menjadi pondasi awal.
Ini sudah menjadi fenomena global, tak hanya Indonesia yang mengalami hal semacam ini. Bahkan amerika yang katanya memiliki pemimpin hebat kelas dunia pun mengalami hal serupa. Namun dimana kah mereka?
Mungkin istilah "pemimpin" sudah tak lagi pantas untuk dikatakan "pemimpin" karena pada kenyataannya yang ada saat ini hanyalah seorang penguasa. Kenapa? karena mereka tak lagi menjalankan fungsinya sebagai pemimpin. Fenomena seperti ini tak hanya terjadi di kalangan atas tapi juga menjalar sampai ke kalangan terendah. Kita lihat saja, ketika seorang kepala pemerintah haus akan kekuasaannya ia akan semakin berambisi untuk memperoleh kekuasaannya, urusan untuk memberikan kesejahteraan kepada rakyat hanya menjadi ocehan belaka karena ambisi mereka hanyalah kekuasaan bukan kesejahteraan rakyat. Disini jelas terlihat kalau pemimpin sudah kehilangan integritasnya sebagai elite politik yang profesional. Fenomena semacam ini sudah mendarah daging di negara kita.
Pemimpin kita seakan buta, untuk melihat setiap realita yang terjadi di negaranya. Mereka pura pura tak melihat bagaimana susahnya hidup orang orang pinggiran yang untuk mendapatkan sesuap nasi saja harus banting tulang kerja keras, sementara mereka bisa makan apapun yang mereka mau bahkan duduk di kursi kursi mewah. Cobalah, sekali saja mereka buta matanya, lihat rakyatnya banyak yang kelaparan, karena kelaparan akibatnya busung lapar menjalar di kalangan anak anak, bahkan ada yang mati. Apa mereka tak pernah berpikir sedikitpun tentang itu? Apa mereka tetap ingin memperkaya diri sementara banyak yang membutuhkan uluran tangan mereka?
Kita lihat lagi, polemik yang belakangan ini terjadi, dimana semua para anggota legislatif menuntut fasilitas yang luar biasa mewahnya, sementara berbagai masalah belum terselesaikan. Apa pantas mereka menggunakan fasilitas mewah tanpa profesionalitas?
Miris memang, tapi inilah kenyataannya. Hei bung, jadi pemimpin itu tanggung jawabnya luar biasa besar, anda telah menyadari itu bukan? Anda berani untuk menjadi seorang pemimpin berarti anda sudah tahu dong aturan main seorang pemimpin?
Well, banyak masalah akut dan kritis yang akhirnya bermuara pada krisis kepemipimpinan.
Keating (1986:9) menyatakan salah satu tugas seorang pemimpin itu mengalah. Mengalah dalam hal ini, yaitu mampu untuk mengubah dan menyesuaikan pendapat dan perasaan sendiri dengan orang orang yang dipimpinnya. Jelaslah bahwa, seorang pemimpin itu harus punya sikap profesional, berani mengalah dalam artian tidak mementingkan kepentingan individu. The great leaders are and always have been of service to their followers first.
Mengapa kita mengalami krisis kepemimpinan?
1. Elite politik lebih mengutamakan kepentingan pribadi.
2. Kemampuan organisasinya lemah
3. The right man on the right place.
4. Rendahnya SDM (Sumber Daya Manusia)

Krisis kepemimpinan adalah masalah yang urgent namun sulit untuk diminimalisir. Masalah ini akan terus menjalar selama tak ada keinginan untuk merubahnya dari jiwa jiwa mereka para elite politik untuk mengubahnya. Masalah ini akan semakin mewabah, mendarah daging dan turun temurun. Ini tantangan bagi kita semua wahai jiwa muda, kita harus bisa membentengi hati kita untuk terhindar dari sifat sifat yang akan merugikan orang banyak. Kita harus mulai memupuk diri kita dengan benteng keimanan, karena hanya itulah yang akan menyelamatkan kita terbebas dari perbuatan tercela ini.
Kita harus bangun dari tidur panjang ini wahai negaraku tercinta, kini sudah saatnya kita bangkit, membangunkan kembali revolusi yang tertatih tatih. Mungkin kesadaran untuk memperbaiki ini semua akan memerlukan waktu seumur hidup, tapi jangan pernah mengalah untuk memulai perjalan panjang yang memakan waktu seumur hidup ini.
Kita berdo'a, agar IA menggerakan hati mereka agar mereka sadar akan tanggung jawab yang mereka emban. :)

Di keheningan malam, kota Cimahi.
Thursday, 13 okt'11 (10.40 p.m.)

Gagal dulu, baru SUKSES :)

Alhamdulillah akhirnya hari ini aku kembali menggerakan jari-jariku di atas tubuh mungil si nobi (my netbook) sudah lama jari jariku ingin menari karena beberapa pekan ini aku terlalu disibukan agenda ini itu, sebenarnya bukan aku yang sibuk tapi aku lalai dalam memanaje waktu, sehingga banyak agenda yang terbengkalai dengan alasan banyak agenda yang lebih penting. Maafkan diri ini Ya Rabb, karena telah lalai dalam mensyukuri setiap detik nikmat waktu yang Kau berikan. Benar sekali, ketika agenda padat selalu ngeluh, tapi ketika dikasih kesempatan sedikit lenggang tidak bisa memanfaatkan, dasar manusia kurang bersyukur.
Hari ini tak ada agenda sehingga cukup lapang untuk mengerjakan apa yang seharusnya ku kerjakan dan lagi setan malas membuaiku halus, ckckck begini nih kalau gak pernah belajar manajemen waktu yang baik. Tapi, ku paksakan untuk menuliskan apa yang ingin ku tuliskan, do what you wanna do eisssss... :)
Teringat masa kecil, ketika guru TK nanya "Apa cita cita kalian anak anak?"
Aku menjawab "Dokter bu..." wah dengan semangat, hampir setiap teman temanku menjawab seragam, ntah kenapa hampir setiap anak kecil kalau ditanya cita cita tak jarang yang jawabnya Dokter, lihat aja tuh Cilla (iklan) "Cilla, kalau udah besar cita citanya apa?"
"Dokter bu, biar cilla bisa nyembuhin temen temen cilla yang sakit"
Mungkin sudah menjadi hal yang lumrah ketika seorang anak ditanya ingin jadi apa dia kelak, tak sedikit dari mereka ingin jadi dokter, pramugari, pilot, guru, arsitek bahkan artis.ckckck
Tentunya, jawaban mereka itu polos, atau mungkin ada juga yang ikut ikutan temannya, wajarlah namanya juga anak kecil.
Hal ini tentu mengingatkanku pada percakapanku bersama Sang Dosen beberapa hari yang lalu, ketika beliau bertanya padaku "cita citamu ingin jadi apa noer?"
Dengan percaya diri aku menjawab, "saya ingin jadi PNS bu, kerja di pemda.."
"Apa tujuan anda kerja di pemda?"
"Kan sesuai study yang saya ambil bu, mudah mudahan bisa menempatkan diri sesuai dengan kemampuan yang saya punya..."
"Apa ga ingin jadi orang sukses?"
"Tentunya bu, saya ingin sukses, ingin membahagiakan kedua orang tua saya..."
"Semoga anda mengerti apa itu sukses..."
Belum sempat aku menanyakan apa maksud dari ucapan Beliau, eh Beliau harus segera pergi katanya mau ada rapat. Aku jadi terus terusan berfikir apa maksud dari ucapan terakhir beliau? sungguh, percakapan yang menggantung bagiku, dimana aku tak menemukan inti dari percakapan itu.
Karena percakapan yang menggantung itu aku jadi bertanya tanya dalam hati, apa itu sukses?
Aku coba bertanya pada teman temanku, dan ternyata jawaban mereka berbeda beda.
Yodha: Sukses itu, berhasil atas apa yang direncanakan sebelumnya.
Permata: Sukses adalah berhasil, dapat menerima hidup sebagai pengalaman dan tanda syukur kepada sang Illahi.
Garin: Sukses itu berhasil dan membuat orang tua kita bahagia.
Adikku: Sukses itu, ketika dede dapet nilai yang bagus.
Ukh Unun: Dikatakan sukses jika telah mencapai target yang dibuat. Kesuksesan abadi adalah ketika seseorang bisa lebih dekat dengan Tuhannya dan mampu menghadirkannya dalam setiap aktivitas.
Ukh Endah: Sukses = BAHAGIA ^^
Nita: Sukses itu, menjadikan sebuah tantangan menjadi sebuah peluang.
Setiap orang akan berpendapat mengenai sukses sesuai dengan fikirannya masing masing, bukan begitu? nah yang terpenting disini adalah ketika kita bisa mengaplikasikan apa makna sukses menurut kita dalam kehidupan sehari hari.
SUKSES = GAGAL.
Semua orang akan memilih sukses bukan? karena kalau tidak sukses maka ia dikatakan gagal. Tapi, pernahkah kita berfikir untuk meraih sukses itu kita butuh gagal juga. Loh kenapa gitu? karena, dengan mengalami fase gagal kita akan lebih banyak belajar dan tentunya lebih banyak pengalaman untuk meraih sukses yang hakiki. Sehingga kita akan benar benar menghargai kesuksesan yang kita raih.
Sukses menurutku yaitu, ketika kita berhasil melewati fase kegagalan dan bisa bermanfaat bagi orang lain atas semua targetan yang kita raih dan tentunya semua itu dilakukan karena Alloh dengan tujuan menghadirkan senyuman untuk kedua orang tua atas apa yang kita raih. :)


Dalam hening malam kota Cimahi,
09 Oktober 2011, 23.06 PM

Haruskah APATIS???

Sejak awal aku memasuki dunia kampus, aku sudah memutuskan untuk menjadi seorang mahasiswa yang APATIS, bahkan APATIS TOTAL. Aku akan mengasingkan diriku dari dunia organisasi kampus. Aku tak peduli orang mau bilang apa, yang penting aku asik dengan duniaku, aku merasa enjoy dengan apa yang ku lakukan, bagiku itu sudah cukup. Dengan mempunyai beberapa orang teman dekat, aku sudah merasa nyaman berada di kampus, tak perlu aku mengenal dunia lainnya. Aku takut, takut kalau idealismeku berubah ketika bergabung dengan dunia nyata itu. Aku takut, studyku berantakan karena dunia tak penting itu. Saat itu aku benar benar memutuskan untuk menjadi diriku sendiri tanpa memperdulikan dunia kampus. Aku tinggal mengikuti prosedur kampus tanpa banyak "cing cong" itu sudah cukup.
Aku sudah cape menjadi aktifis, aktifis yang bagiku hanya gitu gitu saja. Aku gak suka dengan organisasi yang gitu gitu aja, aku rasa pengalaman organisasiku sudah cukup, jadi untuk apa aku buang buang waktu untuk hal yang gak penting itu? yang terpenting bagiku saat itu adalah belajar yang baik dan mempersembahkan nilai yang terbaik untuk kedua orang tuaku.
UKMI, itulah satu satunya organisasi yang aku ikuti di kampus, kenapa? karena itu amanah dari kedua orang tuaku, Mama dan Apa bilang "Dimanapun kamu berada, suplay ruhiyah itu penting, itu asupan yang terpenting sebagai pedoman hidup". Mungkin itu yang menjadi alasanku untuk gabung dengan UKMI. Ya yah, agar aku tetap terus menjalankan amal jam'iyahku hanya itu, dan mungkin aku tidak bisa dibilang anggota karena memang aku tak lebih hanya simpatisan. Aku bukan aku jaman SMA atau SMP yang siap berkorban untuk organisasi, aku sudah males dengan itu semua. Ah, tak ada gunanya untukku, toh semua organisasi di kampus tak ada hubungannya dengan prodi yang aku ambil.
Awal semester 1, aku hanya menjadi simpatisan UKMI dan kadang ikut jadi relawan di RUBEL SAHAJA CIMAHI itupun karena aku memang bener bener tertarik ingin tahu dunia anjal.
Beberapa bulan aku berhasil menjadi mahasiswa apatis, apatis di organisasi kampus. Lama lama aku bosan juga, mungkin karena jiwa aktifisku terlalu menggebu yah, jadi tak bisa aku biarkan begitu saja. Sampai akhirnya aku, bener bener dipaksa sama si ayam Andriii untuk jadi Ketua Divisi Kerohania Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, mau gak mau karena dipaksa ya aku harus mau. Hmm, awalnya cuma numpang nama, bikin proker ku pikir tugasku selesai sampai disitu, itung itung sebagai mahasiswa yang baik harus mau sumbangsih tenaga sebagai kontribusi pada himpunan, ya kurang lebih begitulah pikiran awalku. Hmm, aku bener bener seperti memikul beban yang sangat berat. Dan amanahku pun tak hanya di himpunan saja, di UKMI tiba tiba aku diberi amanah untuk masuk BSO PAAI sebagai Divisi Kurikulum. Dan memang jiwa aktifisku (mungkin) tak bisa lepas dari diri ini, awalnya hanya memenuhi permintaan saja, tapi ternyata tidak aku mulai lagi merasakan asyiknya berorganisasi. Aku benar benar merasa enjoy, aku serasa menemukan kembali separuh jiwaku yang pergi (haha alay).
Disana aku banyak belajar tentang ke-ikhlasan.
Disana aku banyak belajar untuk saling memahami.
Disana aku belajar untuk sabar menghadapi perbedaan perbedaan yang sering bergejolak.
Disana aku belajar menyatukan beberapa kepala dengan cara cara yang bijak.
Tak perlu apatis untuk sukses, tak perlu apatis untuk mendapat IPK yang besar. Apatis memang kadang perlu, namun kita harus tahu kapan kita harus benar benar apatis dan kapan kita harus angkat bicara dan berjuang. Tak ada dosen yang mengajarkanku untuk apatis untuk mendapat IPK yang memuaskan, tak ada dosen yang mengajarkanku untuk aktif di kelas saja, agar menjadi mahasiswa kebanggaan dosen.
Aku bersyukur, sangat bersyukur bisa berada di tengah tengah mereka yang banyak mengajarkanku. Aku bersyukur, karena merekalah yang telah mengajarkanku untuk berfikir realistis.
Semoga Alloh selalu membimbingku, kemanapun aku melangkah semoga selalu ditunjukan jalan yang terbaik. Apapun yang ku lihat, ku dengar, ku lakukan semoga itu yang terbaik. :)
If you're alone, I'll be your shadow...
if you want to cry, I'll be your shoulder...
if you need happy, I'll be your smile...
but, anytime you need a friend, I'll just be me...

Ditulis dengan separuh jiwa yang kembali,
Cimahi, Mon 26 sep 2011
09.56 P.M.

Strange Story :D

it's really really My Strange Story,,,haha you know why?
Semalem kaya orang bingung, bolak balik warung depan kostan cuma gara gara satu dus AQUA botol!!!
Semalem ketawa ketawa sama best friendsku Si Teteh Nyonyon gara gara tingkah temen temen yang aneh, hua huaaa beberapa hari ini aku belajar banyak dari kalian hei para mahluk aneh, hihi peaceee...
Beberapa hari yang lalu, aku dikejutkan oleh satu sms yang kuterima dari seorang anggota divisiku, 


"Dengan surat ini, saya menyatakan mengundurkan diri dari kepanitian Hari Keakraban Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UNJANI 2011,
nama  : SENSOR
nim    : SENSOR
Pengunduran diri ini saya buat, karena saya ada masalah pribadi. Saya harap saudari dapat memakluminya"

Kurang lebih begitulah isi sms yang kuterima dan tentunya menimbulkan BIG QUESTION di alam nalarku, tapiii dengan gaya nyantainya si aku, dengan tenang pula ku replay message itu.
"Tolong kirim ke ketuplak, saya tidak punya wewenang untuk memutuskan itu"
Well, dengan mundurnya salah seorang anggotaku, itu artinya berarti aku harus kerja extra. Oke, never mind, let it flow babby...hihi wuiiiihhhh tapi tapi pusingnya beribu keliling ketika aku harus kerja seorang diri karena satu dari anggotaku yang tersisa tidak bisa membantu karena dia ada keperluan pribadi. Oke, aku bersikap tegar, hadapi masalah dengan dewasa, gak ngomel ngomel, ngomelnya ke best friend aja dah,,,haha
H-1 pun TIBA,
DEG DEG DEG, aku harus mempertanggung jawabkan jobku, dan tentunya memaparkan di depan semua panitia. wiiih, tapi ternyata rapat terakhir hanya CUAP CUAP yang ku anggap gak penting dari ketuplak, woalah jelas nda penting toh, gada hubungannya dengan my jobdes,,hihi #padahalnya mah karena udah malay rapat
On the nigth, H-1
Wara wiri di kostan, bukan nyiapin apa yang besok mau dibawa ke tekape, tapi tapi wara wiri cari isi perut karena perutku sudah waktunya menerima haknya, hihi
"Buuuuu,,,,buka pintunya"
Lagi enak enak makan, Si Teteh Nyonyon ngetok ngetok pintu, kubuka pintunya.
"Bu, teteh nginep yah?"
"monggo,,," jawabku santai,
"tapi teteh mau ngawal si toto dulu, ntar kesini lagi..." #ngawal her boyfriends
"yohaaa"
Ku lanjutkan makanku, sekalian nunggu si bapa aqua yang janjinya mau kirim aqua yang sudah aku pesen tadi sore. Lama lama ku menunggu tapi tak datang jua, akhirnya kesel dah, mau gak mau kudu disamperin ke warungnya.
Urusan aqua selesei, waktunya aku buat setrika, gada pikiran deh buat siapin apa yang mau dibawa, karena aku emang ingin nyantaiiii gak ribet bawa ini itu, aku kan bukan peserta.. :D
Tiba tiba, lagu Throught the Rain-nya Ceu Mariah Carey terdengar nyaring dari si bintang (handphoneku).
"Besok berangkat jam berapa?"
Masih inget, seseorang yang melayangkan surat pengunduran diri? hihi ternyata dia sms gtu, nah ada apa yaaaaaahhhh???
"10" balasku singkat
"pngen ikut, boleh?"
asli, tahu gak apa reaksiku dan Si Teteh Nyonyon kita ketawa ngakak, bener bener lucu yah tingkahnya. ckckck
"oh, surat pengunduran dirinya udah gak berlaku yah?" begitulah sms yang ku bales hasil rundingan dengan si teteh.
"hoyong ngiring, tapi hoyong uih. pami ngiring isin"
lagi lagi kita ketawa dibuatnya, haha bener bener yah ini anak lucu sekali tingkahnya,,,,
"mangga bade ngiring mah, mung kedah nyarios heula ka ketuplak atanapi acara, abdi mah teu tiasa mutuskeun" sms jawaban atas inisiatif pikiranku.
Akhirnya karena sms itu, kita jadi cerita cerita tingkah tingkah lucu kawan kawan lainnya. Dan lagi, handphoneku berdering.
"Nur, gimana aqua udah? oya, besok kamu mau bawa apa? pake rok atau celana?"
itu sms dari temanku yang selalu riweuh tiap mau kemana mana, dan yang selalu dia tanya tiap mau pergi itu "Bawa apa? pake apa?"
"Bener bener, pertanyaan ngocol eta mah. bilangin weh bu, aku mah gakan pake baju, aku mah mau bawa batu biar awet..haha pan apal meureun ibu mah pasti pake rok, adeuh eta budak...haha" jawab si teteh dengan ala jeplaknya...
"Aqua udah, aku gakan bawa apa apa" replay sms
"ooh, terus kamu mau bawa cemilan? pake sepatu apa?"
"Haha eta budak, jawab bu, udah bawa batu aja cemilan mah cepet abis, trus pakenya sepatu bot aja"timpal si teteh.
"aku gakan bawa apa2 say, pake sepatu mah terserah apa aja yg penting nyaman" replay sms, gak mungkin dong aku bales ngikutin jawaban jeplak si teteh.
Du duh, asli yah malem itu penuh tawa, ngobatin pisan rasa cape yang gak karuan itu, karena ketawa ketawa terus, imbasnya kita tidur kemaleman, bayangin dong jam setengah 12 baru tidur, padahal jam setengah 3 harus udah merapat ke kampus.

Dini hari,
Ntah berapa kali si bintang berdering namun tak ku hiraukan. mungkin udah belasan sms masuk dan puluhan missed call kali yah, sengaja aku silent handphoneku biar gak bising. Gila dong, jam 2 udah di telponin. Lihat si teteh nyonyon masih sangat pulas tidur, padahal handphone kita terus terusan berdering, tapi sama sekali tak membangunkan tidurnya bahkan aku yang denger pun nerusin tidur aja, karena ku pikir waktu masih menunjukan pukul 2.
"Treng treng,,,, mbreeeemmmmm mbreeemmmmm,,,, Nuuuuuuuurrrrr nuuuurrrrr....treng treng,,,,mbreeeeemmmmm mbreeeeeemmmmmm,,,,nuuuuurrrrr nuuuuurrrrr"
Ku dengar suara lonceng gerbang kostan, suara mobil dan teriakan yang memanggil namaku dari arah gerbang berkali kali membuat seantero kostan rame dan teman yang lain terganggu tentunya. namun, lagi lagi tetap saja aku tidur sampe teriakan ketiga aku terpaksa bangun. dengan bergegas mencari rok dan kerudungku.
"Iiiiih ai kamu, baru bangun neng, hayu cepet panitia udah harus briping..."
"wew, baru juga jam tiga,"
"yeeeh buru hayu bareng"
"Eh, aku mah belum mandi, sok weh duluan" padahal modus biar ngulur waktu pingin sholat subuh dulu, khawatir disana sibuk susah izin sholat.
"Teteh hayu bangun, kita kesiangan nyon..."
"wah nu bener? aduh maba urang karunya, teteh heula nya bu mandinya"
"iya sok"
Wes, si teteh mandinya kilat banget.
"Teh, teu mandi nya?"
"shut, gandeng tiris"
"Ah, kamu mah emang tara mandi"
"haha bener..." #fakta, kalau best friendku yang ini jarang mandi
Setelah aku beres mandi, dan si teteh udah siap.
"Bu, tong sholatlah, engke weh di kampus.."
"yey, enak aja,,,ga aku mah mau sholat dulu"
dengan terpaksa si teteh nunggu aku sholat.
Perjalan menuju kampus kita tempuh dengan lari lari, lagi lagi dengan gaya konyolnya si teteh, dia menirukan seperti orang yang dikejar maling dan PKL yang dikejar Satpol PP. haha sepanjang jalan penuh tawa. gokil banget pagi ini, banyak cerita konyol yang memberi semangat pagi.
The last, I'm appologize (esspecially for my friends who has I tell in this strange story) gada maksud apa apa ko, cuma ini jari jariku gak nahan untuk tidak menuliskan setiap moment yang aku lewati.

Perjalanan menuju Cikole,
Bandung, sat, 24 sep 2011 :D

Heiiiii, I'm the 2nd GRADE STUDENT!!! :D

Iiiih WOOOOOWWWW, aku baru nyadar, kalau aku ini udah bukan ANAK KECIL lagi,,, haha aku baru ngeh loh, kalau aku ini udah jadi MAHASISWA, mahanya si siswa, hihi ya enggalah,,, maksudnya itu kedudukanku sekarang lebih tinggi dari siswa bahkan paling tinggi tingkatannya di kalangan siswa, jadi aku ini udah bukan anak kecil, aku ini udah harus dewasa..ckckck jadi kemana aja selama ini neng???? mungkin kemaren kemaren aku lagi tidur kali yah, tidurnya itu nyenyaaaakkkkk banget sampe baru nyadar pas bangun, aku udah ma'aciwaaaa,,,hihi
Dan ternyataaaa,,,aku baru bangun itu beberapa hari kemaren, haha kasian sekali yah aku. Aku baru nyadar kalau mahasiswa itu bukan siswa yang sukanya maen maen, becanda becanda, makan makan, yaaa bring kaditu bring kadieu kalau siswa mah,,,nah, mahasiswa itu gak gtu. Dosenku bilang, “bangga yah jadi mahasiswa?”
“Tentunya” jawabku dalam hati,
Ngakunya aja mahasiswa, tapi kemampuannya gak jauh beda sama siswa, nah loooohhhh kenapa gtu?mau tau kenapa? Yuuu kita cari tahu,,,,yu mariiiiiii ciiiiinnnn... :)
Beberapa hari ini aku dapet tugas yang SUBHANALLOH YAH, capeeeenyaaa, sampe kepalaku ini berasa pusing beribu ribu keliling, #haha alay banget iii kamu el!
Tahu gak, seumur umur, (jaman SMA) aku jarang deh ngerjain tugas organisasi, dulu itu aku cuma tinggal tanda tangan doang, padahaaalll dulu itu aku sekretaris,,hihi
Tapi bener loh, gara gara tugas itu (tugas organisasi) aku jadi mikir, ternyata mahasiswa itu bener bener dituntut kemandiriannya, bener bener dituntut profesionalitasnya,,,hihi
Pusing gak sih? Ketika kita ngurus ngurus ini itu sendirian padahal kita punya TEAMWORK, pusing kan pastinya....??? banget malah... coba aja kalau kita mikirnya gak dewasa, buat apa coba ikut organisasi??? uuuh, organisasi kan cuma buang buang waktu, buang buang tenaga, numpang eksis dan lain lain alasan teman teman yang gak mau organisasi. Padahaaaallll, coba deh ubah pikiran anda kawan, dan mulai dengarkan aku, hihi salah deng, bukan dengarkan aku tapi dengarkan kata para pakar sosiologi kalau organisasi itu, TEMPAT KITA BERLATIH SEBELUM TERJUN KE DUNIA NYATA. Bener lagi, dunia nyata itu lebih luas mameeeennn,,,,organisasi yang kalian ikutin di kampus itu gak seujung kukunya dunia nyata, sadar woiii sadar, jadi mahasiswa JANGAN CULUN dong,,hihi masa mau jadi mahasiswa KUPU KUPU, ntar gak kenal dunia kampus dong? Lagian, emang anda pikir seorang yang sukses itu kudu selalu belajar???gada waktu buat apapun selain belajar? Emang anda pikir seorang yang pinter yang serius belajar dijamin akan sukses tanpa kemampuan berorganisasi? Emang anda pikir orang orang yang ketika kuliahnya sibuk sama organisasi gada waktu belajar bakalan masuk kelompok NASAKOM (Nasib Satu Koma)??? haduuuuuhhhh gak kaleeee,,,banyak ko, orang orang yang sibuk sama organisasi bahkan tak jarang dia dapet IP/IPK diatas 3,5 bahkan ada yang sampe dapet 4,00 loohhh... Nah, itu jelas kan membuktikan bahwa organisasi itu gak bikin kita bodoh bahkan bikin nilai kita turun drastis tis tis tiiiiissss...
Nyata loh, kakaks tingkatku itu dia seorang kahim (Ketua Himpunan) menurut berita yang beredar di seantero mahasiswa Ilmu Pemerintahan UNJANI, katanya beliau itu sering banget IP dan IPK 4,00, Subhanalloh yah, sesuatu banget,,,ckckck funtastic bukan???

Gini loh, organisasi mungkin akan membuat kita bodo dan bahkan nilai kita jadi turun KALAU kita gak bisa manaje time dengan baik, bahkan gak pernah belajar sama sekali gara gara organisasi, haha aduh hei, kerja di organisasi itu ada waktunya kaliiii,,,
Percaya deh sama aku, kalau niat kita KARENA ALLOH, insya Alloh semua akan baik baik saja, kita gak cuma jadi mahasiswa yang oke dalam bidang akademik tapi kita juga oke dalam bidang organisasi, dengan pengalaman berorganisasi pula akan memunculkan ide ide cemerlang ketika kita berada di tengah masyarakat, nah dengan begitu kita siap terjun ke masyarakat dengan percaya diri deh, betul kan? oya, organisasinya juga gak harus organisasi kampus aja ko, organisasi apapun dan dimana pun yang penting memberi nilai positif untuk kehidupan kita lebih baik lagi. :)

Wew, sepertinya ini postingan gak nyambung sama judulnya yah? Tapi tapi bener ko, aku bener bener baru NYADAR kalau aku ini MAHASISWA TINGKAT DUA setelah kemaren aku ditimpuk dengan tugas yang subhanalloh sekaleeeee sampe bikin dendrit melaju dengan begitu cepatnya, otot otot menjadi tegang dan bahkaaaaannnn bikin nafsu makan bertambah, hihi kebalik yah? Tapi bener lagi, karena cape ngerjain tugas jadi bawaannya pingin makan terus. (Kata mama kalau banyak kegiatan kudu banyak makan sama ngemil). Nah, jadi bener banget kan kata dosenku itu, kalau kita ngaku mahasiswa, kita harus punya kemampuan yang layak dikatakan sebagai mahasiswa dong, biar masyarakat tidak meragukan kemampuan kita!
Alhamdulillah yah, hari ini seneeeeennnnggggg banget, laju dendritku kini melaju dengan normal dan otot otot sudah mulai terefleksi dengan baik, karena aku sudah mendapat titik terang dengan tugasku itu.hihi bener bener bersyukur, Alhamdulillah Ya Rabb...

Thanks for everyone (especially for my senior) who has been guiding me for doing MY BIG JOB, a thousand thanks for you brota and sista... now, I know, that I'M THE 2nd GRADE STUDENT!!!
So, I must be an adult person, think smart and I will be doing my job well,,, :)

Penemuan titik terang, malam santaiiii
Thu, 22 September 2011